Analisis Perilaku Dan Persepsi Masyarakat Tepian Sungai Kapuas Terhadap Sumber Air Bersih

Authors

  • Frizio Alfaiz Universitas Tanjungpura
  • Ulli Kadaria Universitas Tanjungpura
  • Dian Rahayu Jati Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jtllb.v12i3.78585

Keywords:

Air Bersih, Perilaku, Persepsi, Sungai Kapuas.

Abstract

Masyarakat di tepi Sungai Kapuas kecil masih menggunakan sumber air Sungai sebagai sumber air bersih untuk aktivitas sehari - hari yang belum memenuhi standar untuk higiene sanitasi menurut PerMenKes RI No. 2 Tahun 2023. Penelitian ini bertujuan menganalisis perilaku dan persepsi masyarakat yang tinggal di tepi Sungai Kapuas terkait penggunaan sumber air bersih. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menggambarkan realitas sosial masyarakat yang menjadi objek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan responden memiliki perilaku dan persepsi yang baik terhadap kebersihan dan kualitas sungai dengan nilai berturut-turut 83,3% dan 77,3%, persentase tersebut menunjukkan bahwa responden berusaha meningkatkan kualitas air sungai dengan mengurangi pembuangan sampah dan mendorong timbulnya rasa tanggungjawab. Rekomendasi yang dapat diberikan yaitu melibatkan pemerintah dan lembaga terkait dalam peningkatan infrastruktur sanitasi, edukasi masyarakat tentang dampak pencemaran air, serta langkah-langkah untuk meningkatkan partisipasi dalam pengelolaan sampah dan perlindungan Sungai Kapuas. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa responden memiliki perilaku dan persepsi positif terkait sumber air bersih sungai.

Kata Kunci: Air Bersih; Perilaku; Persepsi; Sungai Kapuas.

Author Biographies

Frizio Alfaiz, Universitas Tanjungpura

Jurusan Teknik Lingkungan

Ulli Kadaria, Universitas Tanjungpura

Jurusan Teknik Lingkungan

Dian Rahayu Jati, Universitas Tanjungpura

Jurusan Teknik Lingkungan

References

Asmadi, Khayan, & Kasjono, H. S. (2011). Teknologi Pengolahan Air Minum. Yogyakarta Gosyen.

Badan Pusat Statistik. (2023). Kecamatan Pontianak Tenggara Dalam Angka 2023. (n.d.).

Badan Standarisasi Nasional. (2008). SNI 6774-2008: Tata Cara Perencanaan Unit Paket Instalasi Pengolahan Air. Jakarta. (n.d.).

Chandra, B. (2012). Pengantar Kesehatan Lingkungan. Jakarta: EGC.

Effendi, H. (2003). Telaah Kualitas Air Bagi Pengelolaan Sumber Daya dan Lingkungan Perairan. Penerbit : Kanisius. Yogyakarta.

Hidayat, E. A. (2016). Modul Pelatihan Sistem Informasi Geografis Menggunakan Arcgis. Yogyakarta: Mitra Geotama, 21-23.

Hua, A. K. (2015). Geographic Information System (GIS): Introduction to the computer perspective. Malaysian Journal of Society and Space, Vol., 11(1), 24-31.

Igwe, P., Chukwudi, C., Ifenatuorah, F., Fagbeja, I., & Okeoke, C. (2017). A Review of Environmental Affects of Surface Water Pollution. International Journal of Advanced Engineering Research and Science, Vol 4. No 1. Hal 128-137.

KJ Bangen, T. M. (2013). Defining and assessing wisdom: a review of the literature. Department of Psychiatry, University of California, San Diego, La Jolla, CA.

Kristina, N. (2008). Aplikasi Sistem Informasi Geografis untuk Pemodelan Spasial Kejadian Tuberkulosis (TB) di Kota Denpasar Tahun 2007. Tesis. Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.

Kumalasari, F., & Satoto, Y. (2011). Teknis Praktis Mengolah Air Kotor Menjadi Air Bersih Hingga Layak Minum.

Kusnaedi. (2010). Mengolah Air Kotor untuk Air Minum. Jakarta: Swadaya.

Kusrini, T. (2015). Perilaku Membuang Sampah oleh Masyarakat Ditepian Sungai Kapuas Studi Kasus : Kelurahan Bangka Belitung Laut Kecamatan Pontianak Tenggara. Jurnal S-1 Sosiologi, Volume 3 Nomor 3 Edisi September 2015.

Parulian, A. (2009). Monitoring dan Analisis Kadar Aluminium (Al) dan Besi (Fe) pada Pengolahan Air Minum PDAM Tirtanadi Sunggal.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023 Tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Lingkungan. (n.d.).

SC Maulika, E. N. (2021). Analisis Ketahanan Masyarakat Di Tepian Sungai Kapuas (Studi Kasus Kelurahan Tambelan Sampit). Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura.

Setyawan, D. A. (2014). Pengantar Sistem Informasi Geografis (Manfaat SIG dalam Kesehatan Masyarakat), Program Studi Diploma IV Kebidanan Komunitas Politeknik Kesehatan Surakarta.

Solso, R. L., Maclin, O. H., & Maclin, M. K. (2011). Psikologi Kognitif Edisi 8. Erlangga.

Sugiyono. (2012). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: ALFABETA.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, CV.

Suyono. (2014). Pencemaran Kesehatan Lingkungan. Jakarta: Penerbit Buku.

Umrati, & Wijaya, H. (2020). Analisis Data Kualitatif Teori Konsep Dalam Penelitian Pendidikan. Makassar: Sekolah Tinggi Theologia Jaffray.

Yunus, M. (2018). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Masyarakat dengan Tindakan Menjaga Kebersihan Daerah Aliran Sungai (DAS) di Desa Cane Toa Kecamatan Rikit Gaib Kabupaten Gayo Lues Tahun 2018. Institut Kesehatan Helvetia.

Downloads

Published

2024-07-11

Issue

Section

Articles