Pengolahan Air Sumur Gali Menggunakan Kombinasi Metode Cascade Aerator dan Filtrasi
DOI:
https://doi.org/10.26418/jtllb.v12i3.79018Keywords:
aerasi, besi (Fe), dissolved oxygen (DO), filtrasi, warnaAbstract
Salah satu sumber air bersih yang secara rutin dibutuhkan oleh banyak individu di Indonesia adalah air tanah yang berasal dari sumur bor dan sumur gali. Sumur gali di Kecamatan Pontianak Tenggara, Kelurahan Bangka Belitung Darat, Kota Pontianak, memiliki konsentrasi besi (Fe) sebesar 0,6 mg/L. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kinerja cascade aerator dan teknik penyaringan dalam meningkatkan kadar oksigen terlarut (DO), mengurangi kadar parameter Fe, dan memperbaiki warna pada pasokan air sumur gali. Pengambilan sampel air untuk penelitian ini dilakukan melalui teknik grab sampling, sementara pengolahan air dilakukan di Gedung Workshop Laboratorium Outdoor Universitas Tanjungpura, Departemen Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik. Hasil uji coba menunjukkan peningkatan kadar oksigen terlarut (DO) sebesar 61,54% selama 20 menit, 70,59% selama 28 menit, dan 71,43% selama 36 menit. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan penurunan kadar Fe sebesar 26,6% dan penurunan warna sebesar 25%.References
Alfin, M., Ali Akbar, A., & Rahayu Jati, D. (2022). Analisis Kondisi Kualitas Air Bersih di Kota Pontianak. Jurnal Kajian, Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan, 10(1), 1–17.
Atikah, U., Purnaini, R., & Govira, C. A. (2023). Analisis Kualitas Air Baku dan Kualitas Air Hasil Produksi pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Unit Mukok PDAM Tirta Pancur Aji Kota Sanggau. In Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah (Vol. 11, Issue 2).
Diansari, U., Purnaini, R., & Govira, C. A. (2022). Perbandingan Efisiensi Cascade Aerator dan Bubble Aerator dalam Menurunkan Kadar Besi Air Sumur Bor. In Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah (Vol. 10, Issue 1).
Dwi, A., Ramadhani, P., Prayogo, T. B., & Dermawan, V. (2021). Perencanaan Pengembangan Instalasi Pengolahan Air Baku PDAM Giri Tirta di Bendung Gerak Sembayat Kec. Bungah Kab. Gresik.
Jenti, U. B., & Nurhayati, I. (2014). Pengaruh Penggunaan Media Filtrasi Terhadap Kualtias Air Sumur Gali Di Kelurahan Tambak Rejo Waru Kabupaten Sidoarjo. In Jurnal Teknik WAKTU (Vol. 12).
Menteri Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2017 Tentang Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan dan Persyaratan Kesehatan Air untuk Keperluan Higiene Sanitasi, Kolam Renang, Solus per Aqua, dan Pemandian Umum.
Pemerintah Republik Indonesia. (2021). Peraturan Pemerintah No. 22 Lampiran VIII 2021 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Sasongko, E. B., Widyastuti, E., & Priyono, R. E. (2014). Kajian Kualitas Air dan Penggunaan Sumur Gali Oleh Masyarakat di Sekitar Sungai Kaliyasa Kabupaten Cilacap. Jurnal Ilmu Lingkungan, 12(2), 72–82.
Sulastri, & Nurhayati, I. (2014). Pengaruh Media Filtrasi Arang Aktif Terhadap Kekeruhan, Warna Dan TDS Pada Air Telaga di Desa Balongpanggang.
Yuniarti, D. P., Komala, R., & Aziz, S. (2019). Pengaruh Proses Aerasi Terhadap Pengolahan Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit di PTPN VII Secara Aerobik (Vol. 4, Issue 2).
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The articles in this journal are under the copyright of the author of the article. This article is open access from the journal.