Kearifan Lokal Masyarakat Adat Sebaju dalam Pengelolaan Sumber Daya Hutan

Authors

  • Rini Lyastini Universitas Tanjungpura
  • Syamsuni Arman Universitas Tanjungpura
  • Jajat Sudrajat Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jtllb.v12i3.80685

Keywords:

Potensi sumber daya alam, Masyarakat hukum adat, Dusun Sebaju, Kearifan lokal, Hutan adat.

Abstract

Hutan adat Rasau Sebaju adalah hutan adat yang berada di wilayah dusun Sebaju. Memiliki luas lahan sebesar 198 ha dengan sumber daya alam yang beragam. Terletak di rawa dan memiliki fungsi strategis sebagai penyangga air bagi lingkungan disekitarnya. Untuk menjaga kelestariannya maka diperlukan pengelolaan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi dan mendeskripsikan kearifan lokal dalam pengelolaan sumber daya hutan dan apa saja dampak dan manfaat kearifan lokal dalam upaya pelestarian dan keberlajutan sumber daya alam. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian didapat bahwa kearifan lokal didusun sebaju ada yang berbentuk normatif seperti Langkah lalu, pemali nubak sungai, menangkap ikan menggunakan alat tradisional, larangan terkait kawasan tradisional (makam tua, laman, puing rumah betang dan tempat-tempat bersejarah lainnya) dan tata cara pembagian hasil tangkapan. Manfaat dan dampak kearifan lokal dalam upaya pelestarian dan keberlanjutan SDA antara lain bagi manusia yaitu berdampak pada sosial budaya, ekonomi dan aktivitas ekonomi diluar kawasan hutan adat Rasau Sebaju, dampak lainnya adalah dampak kepada kawasan itu sendiri yaitu terjaganya kekayaan flora dan fauna dan sumber daya alam lainnya. Hasil penelitian didapat bahwa kearifan lokal dusun Sebaju mampu menjaga kelestarian hutan adatnya hal ini terlihat dari keberagaman flora dan fauna yang masih ada di hutan adat tersebut.

 

Author Biographies

Rini Lyastini, Universitas Tanjungpura

Magister Ilmu Lingkungan

Syamsuni Arman, Universitas Tanjungpura

Magister Ilmu Lingkungan

Jajat Sudrajat, Universitas Tanjungpura

Agribisnis Fakultas Pertanian

References

Ariyanto, Rachman, I., & Toknok, B. (2014). Kearifan Masyarakat Lokal dalam Pengelolaan Hutan di Desa Rano Kecamatan Balaesang Tanjung Kabupaten Donggala. Warta Rimba, 2(2), 84–91. http://jurnal.untad.ac.id/jurnal/index.php/WartaRimba/article/view/3618

Arman, Dr. S. (2017). METODE PENELITIAN KUALITATIF, PETUNJUK PENELITIAN DAN PENULISAN LAPORAN (Vol. 1). Kepel Press.

Diba, F., Sholihin, M., & Nurhaida, N. (2021). Utilization of plants as food source from Sebaju village forest, Nanga Kebebu village, Nanga Pinoh District, Melawi Regency. Jurnal Biologi Tropis, 21(1). https://doi.org/10.29303/jbt.v21i1.2317

ebird.ord. (2023). Sempidan kalimantan - eBird. Ebird.Org. https://ebird.org/species/bulphe1?siteLanguage=in

Hastari, B., & Yulianti, R. (2018). PEMANFAATAN DAN NILAI EKONOMI HASIL HUTAN BUKAN KAYU DI KPHL KAPUAS-KAHAYAN Utilization And Economy Value Of Non-Timber Forest Produk In KPHL Kapuas-Kahayan. Jurnal Hutan Tropis, 6(2), 145–153.

Irawan, O., Efendi, E., & Ali, M. (2014). EFEK PELARUT YANG BERBEDA TERHADAP TOKSISITAS EKSTRAK AKAR TUBA (Derris elliptica). II(2).

Julung, H., Supiandi, M. I., Ege, B., Mahanal, S., & Zubaidah, S. (2018). Analisis Sumber Pengetahuan Tradisional Tanaman Obat yang Digunakan oleh Masyarakat Suku Dayak Desa. Proceeding of Biology Education, 2(1), 67–74. https://doi.org/10.21009/pbe.2-1.9

Lukman, Mulyana, & Mumpuni, F. (2014). Efektivitas Pemberian akar tuba (Derris elliptica) terhadap lama waktu kematian ikan nila (Oreochromis niloticus). Jurnal Pertanian, 5(1).

Morissan, Ph. D. (2019). Riset Kualitatif (Dr. Suraya, Dr. Farid Hamid, & Dr. Emilia Bassar, Eds.; 1st ed., Vol. 1). PRENADAMEDIA GROUP.

Oktarian, A., Zainal, S., & AM, I. (2022). Peranan Hukum Adat dalam Pengelolaan Hutan Adat Rasau Sebaju oleh Masyarakat Adat Katab Kebahan Kecamatan Nanga Pinoh Kabupaten Melawi. Jurnal Lingkungan Hutan Tropis, 1(2).

Perubahan Kedua Atas Peraturan MenLHK Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 Tentang Jenis Tumbuhan Dan Satwa Yang Dilindungi, Pub. L. No. P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 (2018).

Sukartaji, J. R. N. A. M. S. (2019, March 31). Melindungi Rasau Sebaju, Rimba Titipan Leluhur. Pustaka Borneo. http://www.pustakaborneo.org/berita/seputar-desa/melindungi-rasau-sebaju-rimba-titipan-leluhur.html#gsc.tab=0

Sukartaji, Ridho, J., Astrea, N., & Sudarman, M. (2019). Potret-Hutan-Adat-Rasau-Sebaju (E. Susilo & M. Munawir, Eds.; Vol. 1). Suar Institute bekerja sama dengan WWF Indonesia.

Susilo, E., Fitri, L., Eka, A. E., & Kurniawan, P. (2022). Pofil Masyarakat Hukum Adat Katab Kebahan Dusun Sebaju (Eka Pratama Kurniawan, Ed.; Eka Pratama K). Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Melawi.

Yuwono, T. (2019). Hutan Adat Menanti Asa (februari 2021, pp. 1–163). Gajah Mada University Press. https://www.google.co.id/books/edition/_/1yEZEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1

Downloads

Published

2024-07-18

Issue

Section

Articles