Analisis Fitokimia Potensi Daun Tumbuhan Sebagai Pestisida Nabati Untuk Pengendalian Ulat Grayak (Spodoptera Litura) dalam Konteks Pertanian Ramah Lingkungan

Authors

  • Idcha Sumantara Al Farisi Universitas Teknologi Sumbawa
  • Niza Juliany Universitas Teknologi Sumbawa
  • Bagas Arya Nasution Universitas Teknologi Sumbawa
  • Anisa Trihapsari Universitas Teknologi Sumbawa
  • Sufiani Sufiani Universitas Teknologi Sumbawa
  • Yuni Yolanda Universitas Negeri Medan http://orcid.org/0000-0001-7952-228X

DOI:

https://doi.org/10.26418/jtllb.v12i4.80923

Keywords:

daun lamtoro, daun kelor, daun maja, daun kirinyuh, fitokimia, pestisida nabati.

Abstract

Sektor pertanian memainkan peran penting dalam ekonomi Indonesia, namun menghadapi tantangan dalam pengendalian hama dan penyakit tanaman yang dapat mengancam ketersediaan pangan berkualitas. Penggunaan pestisida kimia, meskipun efektif, menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Oleh karena itu, pengembangan pestisida nabati dari bahan alami seperti daun lamtoro (Leucaena leucocephala), daun kelor (Moringa oleifera), daun maja (Aegle marmelos), dan daun kirinyuh (Chromolaena odorata) menjadi penting. Studi ini melakukan analisis fitokimia terhadap keempat jenis daun tersebut untuk mengevaluasi potensi mereka sebagai pestisida nabati, dengan fokus pada senyawa-senyawa seperti flavonoid, alkaloid, steroid, tanin, saponin, fenol/hidroquinon, dan terpenoid. Hasil analisis menunjukkan bahwa daun kirinyuh memiliki kandungan senyawa yang paling lengkap, termasuk saponin yang berperan penting dalam pengendalian hama. Daun lamtoro dan daun maja juga menunjukkan potensi yang baik dengan kandungan steroid yang lebih tinggi, sementara daun kelor efektif berkat kandungan alkaloid dan flavonoid yang tinggi.

Author Biographies

Idcha Sumantara Al Farisi, Universitas Teknologi Sumbawa

Program Studi Teknik Lingkungan

Niza Juliany, Universitas Teknologi Sumbawa

Program Studi Teknik Lingkungan

Bagas Arya Nasution, Universitas Teknologi Sumbawa

Program Studi Teknik Lingkungan

Anisa Trihapsari, Universitas Teknologi Sumbawa

Program Studi Teknik Lingkungan

Sufiani Sufiani, Universitas Teknologi Sumbawa

Program Studi Teknik Lingkungan

Yuni Yolanda, Universitas Negeri Medan

Program Studi Manajemen Konstruksi

References

Ariyanti, R., Yenie, E., & Elystia, S. (2017). PEMBUATAN PESTISIDA NABATI DENGAN CARA EKSTRAKSI DAUN PEPAYA. Jom FTEKNIK, 1-9.

Arsy, F. S., Chatri, M., Irdawati, & Des. (2023). PEMANFAATAN FLAVONOID SEBAGAI BAHAN PESTIDA NABATI . Jurnal Embrio, 5(1), 36 - 45.

Ashraf, M. A., Iqbal, M., Rasheed, R., Hussain, I., Riaz, M., & Arif, M. S. (2018). Environmental Stress and Secondary Metabolites in Plants: An Overview. In P. Ahmad, M. A. Ahanger, Singh, Tripathi, Alam, & M. N. Alyemeni, Plant Metabolites and Regulation Under Environmental Stress (pp. 153 - 167). Amsterdam: Academia Press.

Dehghanian, Z., Habibi, K., Dehghanian, M., Aliyar, S., Lajayer, B. A., Astatkie, T., . . . Keswani, C. (2022). Reinforcing the bulwark: unravelling the efficient applications of plant phenolics and tannins against environmental stresses. Helyon, 1 - 12.

Febriyanti, N., & Rahayu., D. (2012). Aktivitas Insektisidal Ekstrak Etanol Daun Krinyuh (Eupatorium odoratum L.) Terhadap Wereng Coklat (Nilaparvata lugens Stal). Prosiding Seminar Nasional IX Pendidikan Biologi, (pp. 661-664.).

Geyter, E. D., Geelen, D., & Smagghe, G. (2007). . First Results On Insecticidal Action Of Saponins . Comm. Appl. Biol. Sci. Ghent University. 645-648.

Hidayah, I., Yulhendri, & Susanti, N. (2022). Peran Sektor Pertanian dalam Perekonomian Negara Maju dan Negara Berkembang : Sebuah Kajian Literatur. Jurnal Salingka Nagari, 28 - 37.

Indrianti, & Merita. (2019). Optimasi Pemanfaatan Pestisida Nabati Sebagai Sistem Pertanian Berkelanjutan dalam Mendukung Ketahanan Pangan Gorontalo. . Agricultural Journal, 2(2).

Kusmiyati, K., Rahmawati, E., Mauguru, E.M., Waangsir, F.W.F., & Selasa, P. 2022. The Potency of Moringa oleifera Leaves Extract as Larvicide for Aedes aegypti. Journal of Global Environmental Dynamics 3 (3) 2022: 14-18

Laba, W., Wahyuno, D., & Rizal, M. (2014). Peran PHT, pertanian organik dan biopestisida menuju pertanian berwawasan lingkungan dan berkelanjutan. Prosiding Seminar Nasional Pertanian Organik. Bogor.

Li, R., Tee, C.-S., Jiang, Y.-L., Jiang, X.-Y., Venkatesh, P. N., Sarojam, R., & Ye, J. (2015). A terpenoid phytoalexin plays a role in basal defense of Nicotiana benthamiana against Potato virus X. Nature Scientific Report, 1 - 6.

Lumowa, S. V., & Bardin, S. (2018). UJI FITOKIMIA KULIT PISANG KEPOK (Musa paradisiacaL.) BAHAN ALAM SEBAGAI PESTISIDA NABATI BERPOTENSI MENEKAN SERANGAN SERANGGA HAMA TANAMAN UMUR PENDEK. Jurnal Sains dan Kesehatan, 465 - 469.

Lumowa, S., Purwati, S., & Samsurianto. (2017). Skrining Fitokimia Daun Saliara (Lantana camara L.) Sebagai Pestisida Nabati Penekan Hama Dan Insidensi Penyakit Pada Tanaman Holtikultura Di Kalimantan Timur. Seminar Nasional Kimia 2017 FMIPA UNMUL. Samarinda.

Octaviani, I., & Ikawati, S. (2022). Inventarisasi Hama dan Musuh Alami pada Tanaman Padi di Kecamatan Pulau Laut Timur. Jurnal Pertanian Terpadu, 24 - 36.

Silaban, W. L. (2009). Skrinning Fitokimia dan Uji Aktivitas Anti bakteri dari Kulit Buah Sentul (Sandoricum koetjape (Burm.f.)Merr) terhadap beberapa Bakteri secara in vitro. Medan: Fakultas Farmasi USU.

Yunita, E. A., Suprapti, N. H., & Hidayat, J. W. (2009). Pengaruh Ekstrak daun Teklan (eupatorium riparium) terhadap Mortalitas dan Perkembangan Larva Aedes aegypti. Bioma, 11 - 17.

Downloads

Published

2024-10-10