Pengomposan Sampah Kulit Pisang Dengan Variasi Penambahan Limbah Organik Untuk Meningkatkan Produktivitas Sayur Kangkung Darat

Authors

  • Ainu Sahidah Hairani Universitas Tanjungpura
  • Jumiati Jumiati Universitas Tanjungpura
  • Herda Desmaiani Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jtllb.v12i4.81042

Keywords:

compost, EM4, kepok banana peel, land kale (Ipomoea reptans Poir.), takakura

Abstract

 

Dusun Mulyorejo memanfaatkan pisang kepok menjadi olahan pisang goreng dan keripik. Hasil olahan tersebut meninggalkan sisa berupa limbah kulit pisang. Kulit Pisang Kepok mengandung antara lain air, abu, protein, lemak, serat, karbohidrat, lignin, selulosa dan hemiselulosa. Komponen polimer berupa selulosa, hemiselulosa dan lignin merupakan sumber utama untuk menghasilkan glukosa dari hasil fermentasi kompos. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui kualitas kompos dari limbah kulit pisang kepok menjadi kompos dengan penambahan eceng gondok dan rumput liar diaktivasi menggunakan EM4 sebagai media tumbuh tanaman kangkung darat (Ipomoea reptans Poir.). Penelitian dilakukan dengan metode takakura dengan 4 variasi perlakuan. Masing-masing perlakukan dilakukan pengulangan (duplo). Proses pengomposan dilakukan selama 30 hari dan menghasilkan penyusutan kompos 30,07-31,65% dengan melihat warna kompos bewarna hitam, tidak berbau dan sedikit kasar. Hasil analisis kualitas kimia kompos kulit pisang kepok untuk kadar air 42,42-50,76%, C-organik 43,45-46,17%, N-total 2,65-2,90%, P-total 1,27-1,39% dan rasio C/N 15,95-16,99 sudah sesuai SNI-19-7030-2004 kecuali C-organik. Perlakuan pemberian kompos kulit pisang kepok terhadap tanaman kangkung darat darat (Ipomoea reptans Poir.) menyimpulkan bahwa pemberian dosis kompos dapat digunakan untuk pertumbuhan dan produksi tanaman kangkung darat pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun dan berat segar tanaman.

Author Biographies

Ainu Sahidah Hairani, Universitas Tanjungpura

Jurusan Teknik Lingkungan

Jumiati Jumiati, Universitas Tanjungpura

Jurusan Teknik Lingkungan

Herda Desmaiani, Universitas Tanjungpura

Jurusan Teknik Lingkungan

References

Azim, K., Soudi, B., Boukhari, S., Perissol, C., Roussos, S., & Thami Alami, I. 2018. Composting parameters and compost quality: a literature review. Organic Agriculture, 8(2), 141–158.

Anggraini, F., Agus. S., & Nurul, A.2013. Sistem Tanam dan Umur Bibit Pada Tanaman Padi Sawah (Oryza Sativa L.) Varietas Inpari 13 Jurnal Produksi Tanaman. Vo.1 No. 2 ISSN:2338-3976

Dwiyantono, R., Sutaryo, S., & Purnomoadi, A. 2016. Perbandingan Kualitas Vermikompos Yang Dihasilkan Dari Feses Sapi Dan Feses Kerbau. Animal Agriculture Journal, 3(2), 147-154.

Efendi, D. T., Sutrisno, E., & Nugraha, W. D. 2016. Studi pemanfaatan limbah fleshing ikan menjadi Kompos dengan menggunakan ulat kandang (Doctoral dissertation, Diponegoro University).

Hernawati dan Ariyani.2007. Tepung Kulit Pisang Sebagai Pakan Alternatif Ternak Unggas. Laporan Penelitian Hibah Pekerti. Bandung: Institut Teknologi Bandung.

Indrayani, Lilin, Mutiara Triwiswara, and Dwi Wiji Lestari. 2019. "Pemanfaatan limbah zat warna alam batik pasta indigo (Stobilanthes cusia) untuk pembuatan pupuk organik cair dengan bioaktivator EM-4 (Effective Microorganism-4)." Jurnal Pertanian Agros Vol 21.2 : 198-207.

Khoerudin, I. 2020. Pengaruh Pemberian Beberapa Jenis Dekompser Terhadap Kuakitas Kimia Kompos Kembang Bulan (Tithonia diversifolia) (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau).

Leiwakabessy, C., Giyanto, G., Muttaqin, K.H., Trikoesomaningtyas, T., Talahaturuson, A. 2024. Ekspresi Gen PR-1 Melalui Induksi Ketahanan Tanaman Padi Terhadap Xanthomonas Oryzae pv. Oryzae Menggunakan Lysinibacillus Sphaericus dan Asam Salisilat. Agro Bali: Agricultural Journal, 7(1), 155-166

Marjefri. 2019. Pemanfaatan Tanaman Eceng Gondok (Eichhornia Crassipes) Sebagai Kompos Di Kecamatan Danau Kerinci Kabupaten Kerinci.

Moqsud, M.A. 2010. Composting Barrel for Sustainable Organic Waste Management in Bangladesh. In: Waste Management, Edited by Er Sunil Kumar. ISBN 978-953-7619-84-8 p.232.

Munawaroh, U., Sutisna, M., & Pharmawati, K. 2013. Penyisihan Parameter Pencemar Lingkungan pada Limbah bCair Industri Tahu menggunakan Efektif Mikroorganisme 4 (EM4) serta Pemanfaatannya. Jurnal Institut Teknologi Nasional, 2(1), 93-104

Nkanyiso, S., Saba, Z., Magwaza, L., Mditshwa, A., & Odindo, A. 2023. Physico-Chemical Analysis of Vermicompost Mixtures. Agronomy, 8(13), 2-11.

Rakun, A., & Mertha, I. G. 2008. Pengaruh Kompos Terhadap Hasil Panen Tomat (lycopersicum esculentum Mill). Jurnal Pijar Mipa, 13(1), 56-59

Saidi, D., & Lagiman, L. 2016 Kualitas Kompos Dari Sampah Organik Pasar dan Pengaruhnya Terhadap Pertumbuhan Tanaman The Quality of Organik Waste Composting Market and Effect ond Plant Growt

Situmorang,

M.S. 2018. Pengaruh Penambahan Effective Microorganisme 4 (EM4) Terhadap Kandungan Hara Pupuk Organik Cair Berbahan Dasar Kotoran Kambing dan Bonggol Pisang. Skripsi. Fakultas Peternakan, Universitas Jambi, Jambi.

SNI 19-7030-2004 tentang Spesifikasi Kompos Dari Sampah Organik Domestik.

T. Tantri P.T.N, N. A. A. Supadma, and I. D. M. Arthagama.( 2016) “Uji KualitasBeberapa Pupuk Kompos Yang Beredar DiKotaDenpasar,†Agroekoteknologi Trop., vol. 5, no. 1, pp. 52–62.

Yuwono, D. 2005. Kompos dengan cara aerob maupun anaerob, untuk menghasilkan kompos berkualitas. Penebar Swadaya. Jakarta.

Downloads

Published

2024-10-10