Analisis Perubahan Tata Guna Lahan Terhadap Debit Banjir Di Sub DAS Sekayam

Authors

  • Thomas Wandi Universitas Tanjungpura
  • Stefanus Barlian Soeryamassoeka Universitas Tanjungpura
  • Azwa Nirmala Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jtllb.v12i4.82961

Keywords:

Koefisien pengaliran, Hassing, U.S. Forest Service, Debit banjir, DAS Sekayam

Abstract

 

Permasalahan umum di sub-DAS Sekayam adalah meluapnya sungai saat curah hujan tinggi disebabkan nilai koefisien limpasan meningkat yang dipengaruhi perubahan tata guna lahan dimana perkebunan yang semakin meningkat. Informasi Tutupan lahan sangat penting digunakan untuk menghitung koefisien limpasan/pengaliran (C) sebagai salah satu indikator kerusakan DAS. Sehingga dilakukan penelitian ini untuk menghasilkan peta tata guna lahan serta mengkaji perubahan tata guna lahan terhadap nilai debit banjir dari rentang tahun 2012-2022. Perhitungan koefisien C dilakukan dengan metode U.S. Forest Service, metode Hassing, dan Nilai Koefisien C (Kodoatie & Syarief, 2008). Untuk perhitungan debit banjir rencana menggunakan metode HSS Snyder-Alexeyev. Hasil pengolahan data peta tutupan lahan di sub-DAS Sekayam periode 2012-2017 diperoleh pertambahan luas paling dominan adalah kelas perkebunan/kebun sebesar 8,04% serta untuk periode 2017-2022 sebesar 7,16%. Dengan koefisien pengaliran metode U.S. Forest Service tahun 2012, 2017 dan 2022 masing-masing sebesar 0,181; 0,186 dan 0,190, metode Hassing sebesar 0,244; 0,250, 0,257 dan Nilai Kodoatie Dan Syarif sebesar 0,111; 0,136, dan 0,161. Untuk periode 2017-2022 terjadi perubahan nilai C terbesar dari   Kodoatie dan Syarif dengan persentase 18,83% dan ini mengakibatkan kenaikan debit sebesar 25,37%. Perubahan nilai C ini didominasi oleh pengurangan luasan kelas pertanian lahan kering campur semak dan peningkatan luasan perkebunan/kebun.

Author Biographies

Thomas Wandi, Universitas Tanjungpura

Jurusan Teknik Sipil

Stefanus Barlian Soeryamassoeka, Universitas Tanjungpura

Jurusan Teknik Sipil

Azwa Nirmala, Universitas Tanjungpura

Jurusan Teknik Sipil

References

Ambar S., N. (2020). Pengaruh Perubahan Guna Lahan Terhadap Aliran Permukaan Dan Tingkat Sedimentasi Pada Catchment Area Hulu Das Beringin. E-Journal UNDIP. 107-110.

Asmar, Musa, R., & Mollombassi, A. (2022). Kajian Pengaruh Perubahan Tata Guna Lahan terhadap Debit Banjir pada Daerah Aliran Sungai Gilireng (DAS Gilireng). Jurnal KONSTRUKSI. 12-19.

Dharmawan, I. W. S., Pratiwi, Siregar, C. A., Narendra, B. H., Undaharta, N. K. E., Sitepu, B. S., ... & Sari, N. (2023). Implementation of Soil and Water Conservation in Indonesia and Its Impacts on Biodiversity, Hydrology, Soil Erosion and Microclimate. Applied Sciences, 13(13), 7648.

Geowin, F. W., Soeryamassoeka, S. B., & Yulianto, E. (2024). Influence Of Land Use Change On The Magnitude Of The Runoff Coefficient In The Upper Kapuas River Basin. Jurnal Teknik Sipil. 652-663.

Hadiyaturrohmi, L. (2021). Analisa Koefisien Limpasan (C) di DAS Reak Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara. UNIVERSITAS MATARAM repository. 1-11.

Heriyanto, A. (2018). Studi Pengaruh Perubahan Tata Guna Lahan DAS Ciujung Bagian Hulu Terhadap Debit Di Sungai Ciujung. Institut Teknologi Sepuluh Nopember. 8-18.

Herol. (2021). Pengaruh Perubahan Tata Guna Lahan Terhadap Aliran Permukaan Dan Laju Sedimentasi Pada Das Batang Air Dingin Menggunakan Model Soil And Water Assessment Tool (SWAT). CIVED (Journal Of Civil Engineering And Vocation Education). II_3-II_12.

Ilmi, M. K. (2019). Kajian Pengaruh Perubahan Tata Guna Lahan

Terhadap Kondisi Hidrologi Daerah Aliran Sungai (Das) Dodokan, Provinsi Nusa Tenggara Barat. ResearchGate. 103-113.

Kodoatie, R. J., & Syarief, R. (2008). Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu. Yogyakarta: C.V ANDI OFFSET. 1-331

Latief, M. R., Barkey, R. A., & Suhaeb, M. I. (2021). Perubahan Penggunaan Lahan Terhadap Banjir di Kawasan Daerah Aliran Sungai Maros. Jurnal PBUP. 52-59.

Lewar, P. N., Sari, Y. I., & Kurniawati, D. (2022). Analisis Perubahan Penggunaan Lahan Dengan Memanfaatkan Sistem Informasi Geografis di Kecamatan Sukun. Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial. 149-160.

Merten, J., Stiegler, C., Hennings, N., Purnama, E. S., Röll, A., Agusta, H., ... & Faust, H. (2020). Flooding and Land Use Change in Jambi Province, Sumatra: Integrating Local Knowledge And Scientific Inquiry. Ecology and Society, 25(3), 14.

Pigawati, B., Roynaldi, A. D., Desectasar, D. P., & Hutama, M. (2019). Pengaruh Perubahan Penggunaan Lahan Terhadap Nilai Koefisien Aliran Permukaan Sub-DAS Garang Kota Semarang: Upaya Evaluasi Tata Ruang Kawasan Permukiman. Seminar Nasional Geomatika. 1037-1048.

Simbolon, R. B. S. M. T., Soeryamassoeka, S. B., & Umar, U. (2023). Correction Equation of Rainfall Data Maximum a Day on Tropical Rainfall Measuring Mission (TRMM) in Sekayam sub-watershed. Jurnal Teknik Sipil, 23(4), 583-592.

Soeryamassoeka, S. B., Triweko, R. W., Yudianto, D., & Kartini. (2018). Challenges of Integrated Water Resources Management in Kapuas River Basin. 21st IAHR-APD Congress, 867–872.

Soeryamassoeka, S. B., Triweko, R. W., & Yudianto, D. (2020). Validation of Tropical Rainfall Measuring Mission (Trmm) Data in the Upper Kapuas River Basin. Journal of Civil Engineering, Science and Technology, 11(2), 125-131.

Sugianto, S., Deli, A., Miswar, E., Rusdi, M., & Irham, M. (2022). The Effect of Land Use and Land Cover Changes on Flood Occurrence in Teunom Watershed, Aceh Jaya. Land, 11(8), 1271.

Yusfiaka, A., Hartati, E., & Nugraha, M. (2020). Hubungan Perubahan Tata Guna Lahan dengan Debit Air Limpasan pada Kawasan Hunian Pantai Indah Kapuk 2. Serambi Engineering, Volume V. 720-721.

Downloads

Published

2024-10-10