Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (SIG) Untuk Analisis Besarnya Erosi Dan Muatan Sedimentasi Di Muara Sungai Mempawah

Authors

  • Berloskoni Buan Universitas Tanjungpura
  • S. B. Soeryamassoeka Universitas Tanjungpura
  • J. Meirany Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jtllb.v12i4.83007

Keywords:

USLE, Sediment Delivery Ratio (SDR), Sistem Informasi Geografis

Abstract

Kabupaten Mempawah merupakan bagian dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Mempawah. Sejalan dengan meningkatnya pertambahan jumlah penduduk dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Mempawah, mengakibatkan terjadinya perubahan alih fungsi lahan. Dampak tersebut dapat memperparah proses terjadinya erosi lahan sehingga mengakibatkan peningkatan muatan sedimen di DAS Mempawah. Oleh karena itu, dilakukan analisis tingkat bahaya erosi di DAS Mempawah dengan menggunakan metode Universal Soil Losses Equation (USLE), membuat peta tingkat bahaya erosi DAS Mempawah, serta menganalisis beban sedimen yang diakibatkan oleh erosi DAS Mempawah dengan menggunakan metode Sediment Delivery Ratio (SDR). Nilai erosi DAS Mempawah sebesar 86.077,63 ton/ha/thn, dengan rincian luasan tingkat bahaya erosi sangat ringan seluas 24.964,67 Ha (14,05 %), tingkat bahaya erosi ringan seluas 58.490,06 Ha (32,92 %), tingkat bahaya erosi sedang seluas 50.485,62 Ha (28,41 %), tingkat bahaya erosi berat dengan luas lahan seluas 26.683,53 Ha (15,02 %), dan tingkat bahaya erosi sangat berat dengan luas lahan seluas 17.069,34 Ha (9,61 %). Muatan sedimen yang dihasilkan dari erosi DAS Mempawah sebesar 6.644.216,38 ton/ha/thn. DAS Mempawah memerlukan penanganan yang lebih serius lagi terhadap penanggulangan erosi agar mengurangi sedimen yang terjadi.

Author Biographies

Berloskoni Buan, Universitas Tanjungpura

Jurusan Teknik Lingkungan

S. B. Soeryamassoeka, Universitas Tanjungpura

Jurusan Teknik Sipil

J. Meirany, Universitas Tanjungpura

Jurusan Teknik Kelautan

References

Yonvitner, S. P., Susanto, H. A., & Pi, S. (2016). “Pengertian, Potensi, dan Karakteristik Wilayah Pesisirâ€. Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Laut, 1-39.

Trinanda, T. C. (2017). “Pengelolaan wilayah pesisir Indonesia dalam rangka pembangunan berbasis pelestarian lingkunganâ€. Matra Pembaruan: Jurnal Inovasi Kebijakan, 1(2), 75-84.

Seran, S. S. L. (2022). “Analisis Erosi Pada Das Noelmina Menggunakan Metode USLEâ€. Eternitas: Jurnal Teknik Sipil, 2(1), 33-39.

Juwono, P. T., & Subagiyo, A. (2019). “Integrasi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dengan Wilayah Pesisirâ€. Universitas Brawijaya Press.

Adams, R., Arafat, Y., Eate, V., Grace, M. R., Saffarpour, S., Weatherley, A. J., & Western, A. W. (2014). “A Catchment Study of Sources and Sinks of Nutrients and Sediments in South-East Australiaâ€. Journal of hydrology, 515, 166-179.

S. Moha, I. Taslim, and R. Jaya (2020). “Pendugaan Laju Sedimentasi Dengan Menggunakan Model USLE Di Sub DAS Biyonga (Sedimentation Rate Estimation Using USLE Models In Biyonga Watershed)â€. Jurnal Sains Informasi Geografis, Vol. 3, No. 1.

Lee, G. S., & Lee, K. H. (2010). “Determining the sediment delivery ratio using the sediment-rating curve and a geographic information system– embedded soil erosion model on a basin scaleâ€. Journal of Hydrologic Engineering, 15(10), 834-843.

F. Fachruddin, S. Sirait, A. Alimuddin, and I. Ramli (2021). “Kajian Tingkat Bahaya Erosi dan Kekritisan Pada DAS Krueng Raya, Provinsi Aceh Menggunakan Sistem Informasi Geografisâ€. Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem, Vol. 9, No. 2, pp. 154–164.

R. A. Saputra Praja (2022). “Identifikasi Besar Nilai Erosi Pada Sub DAS Kakap Menggunakan Metode USLE (Universal Soil Loss Equation) Dan Upaya Penanganannya (Studi Kasus: Desa Sungai Kakap, Desa Sungai Itik, Dan Desa Parit Keladi) SKRIPSIâ€. [Online]. Available: http://teknik.untan.ac.id.

T. Gunawan, A. A. Kushadiwijayanto, Y. A. Nurrahman, M. Muliadi, and R. Risko (2021). “Studi Karakteristik Arus Pasang Surut Muara Sungai Mempawahâ€. Jurnal Laut Khatulistiwa, Vol. 4, No. 3, P. 92.

B. Oktasandi and E. S. Hisyam (2019). “Analisis Erosi Pada Daerah Aliran Sungai (Das) Pompong Kabupaten Bangkaâ€. Jurnal Fropil, vol. 7, no. 2, hal. 29-41.

A. Zakky Robbany, D. Sarah Setyorini, A. Maulana Riski, and S. Widyastuti (2020). “Analisis Karakteristik dan Potensi Tingkat Erosi Daerah Aliran Sungai Blorong Kabupaten Kendal Tahun 2013 dan 2018 Menggunakan Sistem Informasi Geografis dan Pendekatan Universal Soil Lost Equation (USLE)â€. Jurnal Geosains dan Teknologi, Vol. 3, No. 2.

B. Saputra, M. Jurusan Teknik Sipil, F. Teknik, and U. Riau (2020). “Identifikasi Potensi Erosi Dan Besar Sedimentasi Pada DAS Kaitiâ€. Jurnal Fakultas Teknik, Vol. 7, Edisi 2.

J. Sihite (2001). “Evaluasi Dampak Erosi Tanah Model Pendekatan Ekonomi Lingkungan dalam Perlindungan DAS: Kasus Sub-DAS Besai DAS Tulang Bawang Lampungâ€.

T. Marhendi (2013) “Strategi Pengelolaan Sedimentasi Waduk (Management Strategy to Reservoir Sedimentation)â€. Techno, ISSN 1410 – 8607, Vol. 14, No. 2.

Downloads

Published

2024-10-10