Analisis Erosi Sub Das Serimbu Dengan Metode USLE (Universal Soil Loss Equation)

Authors

  • Ya'Muhammad Erdi Pratama Universitas Tanjungpura
  • S B Soeryamassoeka Universitas Tanjungpura
  • Nurhayati Nurhayati Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jtllb.v12i4.83497

Keywords:

Daerah aliran sungai, erosi, USLE, Sub DAS Serimbu

Abstract

Sub DAS Serimbu terletak di kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat. Sub DAS Serimbu berperan penting bagi kehiduan masyarakat lokal yang dimanfaatkan untuk aktivitas dan kebutuhan sehari-hari. Namun, adanya erosi menjadi salah satu tantangan yang dapat mengancaman keberlanjutan bagi Sub DAS Serimbu. Erosi ini tidak hanya menyebabkan hilangnya lapisan tanah yang subur tetapi juga berdampak negatif pada kualitas air, produktivitas lahan, dan ekosistem secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk :(a) menganalisis tingkat erosi di Sub DAS Serimbu menggunakan metode USLE. (b) merumuskan faktor-faktor apa saja yang paling mempengaruhi erosi tanah di Sub DAS Serimbu. (c) menampilkan kawasan bahaya erosi di Sub DAS Serimbu dalam bentuk peta dengan bantuan ArcGIS 10.8. Pada penelitian ini menggunakan metode USLE (Universal Soil Loss Equatio) sebagai rumus untuk memprediksi tingkat erosi tanah berdasarkan berbagai faktor yang mempengaruhi seperti erosivitas hujan, erodibilitas tanah, panjang dan kemiringan lereng, vegetasi penutup, dan praktik pengelolaan lahan. Dalam penelitian ini dilakukan pengambilan sempel tanah dan dokumentasi pada titik-titik tertentu di Kawasan Sub DAS Serimbu. Hasil penelitian menunjukkan faktor-faktor penyebab erosi di sub DAS Serimbu adalah faktor erosivitas, erodibilitas, kemiringan lereng dan tutupan lahan, selanjutnya dari hasil analisis diperoleh erosi keseluruhan di Sub DAS Serimbu diklasifikasikan sebagai berikut (a) tingkat bahaya erosi sedang 228,38ton/ha/tahun, (b) tingkat bahaya erosi berat 799,32 ton/ha/tahun dan (c) sangat berat 5652,31 ton/ha/tahun.

Author Biographies

Ya'Muhammad Erdi Pratama, Universitas Tanjungpura

Jurusan Teknik Sipil

S B Soeryamassoeka, Universitas Tanjungpura

Jurusan Teknik Sipil

Nurhayati Nurhayati, Universitas Tanjungpura

Jurusan Teknik Sipil

References

Arsyad, S. (2010). Konservasi Tanah Dan Air. Bogor : IPB Press.

Asdak, C. (2022). Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (Cetakan Ke 8). Yogyakarta: Gadjah Mada Press.

Auliyani, D. dan W.W. Wahyu. (2017). Perbandingan prediksi hasil sedimen menggunakan pendekatan model usle dengan pengukuran langsung. J Penelitian Pengelolaan Daerah Aliran Sungai, 1(1): 61−71.

Borrelli, P., Alewell, C., Alvarez, P., Anache, J. A. A., Baartman, J., Ballabio, C., ... & Panagos, P. (2021). Soil Erosion Modelling: A Global Review and Statistical Analysis. Science of the total environment, 780, 146494.

Fan, J., Motamedi, A., & Galoie, M.(2021). Impact of C Factor of USLE Technique on The Accuracy of Soil Erosion Modeling in Elevated Mountainous Area (Case Study: The Tibetan Plateau). Environment, Development and Sustainability, 23(8), 12615-12630.

Majhi, A., Shaw, R., Mallick, K., & Patel, P. P.(2021). Towards Improved USLE-Based Soil Erosion Modelling In India: A Review Of Prevalent Pitfalls And Implementation Of Exemplar Methods. Earth-Science Reviews, 221, 103786.

Mishra, P. K., Rai, A., Abdelrahman, K., Rai, S. C., & Tiwari, A.(2022). Land Degradation, Overland Flow, Soil Erosion, and Nutrient Loss in the Eastern Himalayas, India. Land, 11(2), 179.

Ndun, A. A., Murtilaksono, K., Baskoro, D. P. T., dan Hidayat, Y. (2021). Perencanaan Pertanian Konservasi Pada Pengelolaan Lahan Tradisional Di Kecamatan Amarasi Barat, Nusa Tenggara Timur. J. Il. Tan. Lingk., 23 (1) April 2021: 7-17

Nehaï, S. A., & Guettouche, M. S.(2020). Soil Loss Estimation Using the Revised Universal Soil Loss Equation and A GIS-based model: a case study of Jijel Wilaya, Algeria. Arabian Journal of Geosciences, 13, 1-13.

Parwito, P., & Fransisko, E. (2024). Identification of Mycorrhiza in Ex-Mining Land: Potential and Challenges in Ecosystem Rehabilitation. AGROKOPIS: Jurnal Pertanian, 1(1), 25-32.

Rashmi, I., Karthika, K. S., Roy, T., Shinoji, K. C., Kumawat, A., Kala, S., & Pal, R. (2022). Soil Erosion and Sediments: A Source of Contamination and impact on agriculture productivity. In Agrochemicals in Soil and Environment: Impacts and Remediation (pp. 313-345). Singapore: Springer Nature Singapore.

Sestras, P., Mircea, S., ROȘCA, S., Bilașco, Ș., SĂLĂGEAN, T., Dragomir, L. O., ... & Kader, S.(2023). Gis-Based Soil Erosion Assessment Using the USLE Model for Efficient Land Management: A Case Study In An Area With Diverse Pedo-Geomorphological And Bioclimatic Characteristics. Notulae Botanicae Horti Agrobotanici Cluj-Napoca, 51(3), 13263-13263.

Soeryamassoeka, S. B., Triweko, R. W., Yudianto, D., & Tini, K.(2018). Challenges of Integrated Water Resources Management in Kapuas River Basin. In Proceedings of the 21st IAHR-APD Congress (Vol. 2, pp. 867-872).

Wischmeier, W. H., and Smith L. D. (1978). Predicting Rainfall-Erosion Losses : A Guide To Conservation Planning. USDA Agriculture Handbook.

Downloads

Published

2024-10-10