Analisis Tingkat Pencemaran BOD dan COD pada Air Baku Air Bersih di Saluran Irigasi Primer Kabupaten Karawang
DOI:
https://doi.org/10.26418/jtllb.v12i4.84094Keywords:
Air baku air bersih, BOD dan COD, Saluran irigasi primerAbstract
Air di saluran irigasi primer Kabupaten Karawang memiliki peran penting sebagai sumber air baku air bersih dan pertanian. Namun, air di saluran irigasi primer tersebut berpotensi terkontaminasi karena berasal dari aliran DAS Citarum yang merupakan salah satu sungai paling tercemar di Indonesia. Kondisi ini mungkin menyebabkan peningkatan konsentrasi BOD dan COD pada air irigasi primer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi tingkat pencemaran BOD dan COD pada air di saluran irigasi primer Kabupaten Karawang. Pengambilan sampel air dilakukan pada zona hulu saluran irigasi primer Kabupaten Karawang yang berada di Desa Kondangjaya. Pengambilan sampel air dilakukan pada titik dan kedalaman berbeda menggunakan water sampler sesuai dengan SNI 8995:2021. Konsentrasi BOD dan COD diuji menggunakan metode uji masing-masing yaitu SNI 6989.72:2009 dan SNI 6989.73:2019. Selanjutnya, dilakukan analisis status mutu air dengan metode perhitungan Indeks Pencemaran (IP). Hasil konsentrasi BOD dan COD pada air di saluran irigasi primer masing-masing sebesar 222,0 mg/L dan 1.047,0 mg/L. Sementara itu, nilai indeks pencemaran sebesar 7,1 dan menunjukkan status cemar sedang.
References
Adi, C. P., Prabowo, G., Gorety, M., & Suryana, A. (2023). Kajian Kualitas Air Sungai Citarum yang Melintasi Kabupaten Karawang untuk Budidaya Ikan Patin (Pangasius sp.).
Agustine, M. (2021). Analisis Sistem Pengendalian Pencemaran Air Daerah Aliran Sungai Citarum. G-SMART, 5(1), 35. https://doi.org/10.24167/gsmart.v5i1.3082
Aufar, D. V. G. (2019). Analisis Kualitas Air Sungai Pada Aliran Sungai Kali Surabaya.
Mahmudi, M., & Musa, M. (2020). Hubungan pH dengan Parameter Kualitas Air Pada Tambak Intensif Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei). 4.
Mellyanawaty, M., Nurhalimah, S., & Nofiyanti, E. (2024). Penentuan Mutu Air Waduk Jatiluhur Jawa Barat dengan Metode IP, Storet, CCME WQI sebagai Dampak Keramba Jaring Apung. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, 12(2), 448. https://doi.org/10.26418/jtllb.v12i2.76658
Mustika, A. (2023). Tinjauan Eutrofikasi Terhadap Bangunan Irigasi (Studi Kasus Bendung Walahar, Kabupaten Karawang). JERNIH : Journal of Environmental Engineering and Hygiene, 1(01), 53–65. https://doi.org/10.31537/jernih.v1i01.1184
Rozak, S. A., Widianingsih, I., & Sukarno, D. (2021). Efektivitas Pengelolaan Sampah Domestik Pada Daerah Aliran Sungai Citarum di Kecamatan Dayeuhkolot. JANE - Jurnal Administrasi Negara, 13(1), 16. https://doi.org/10.24198/jane.v13i1.28697
Sadidan, I., Sari, G. L., Kasasiah, A., Utami, M. R., & Amethysia, N. R. (2024). Study of Physical and Chemical Properties of Drinking Water Sources on the Citarum River Irrigation Area in Karawang, West Java, Indonesia. E3S Web of Conferences, 500, 02002. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202450002002
Santoso, P. B. K. (2017). Status Mutu AIr Sungai Citarum Di Provinsi Jawa Barat.
Sofyan, A. (2017). Identifikasi Daya Tampung Beban Pencemaran Sungai Citarum Hilir di Karawang Dengan WASP I. Jurnal Tehnik Lingkungan, 23(1), 1–12. https://doi.org/10.5614/j.tl.2017.23.1.1
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The articles in this journal are under the copyright of the author of the article. This article is open access from the journal.