Pengaruh Pemberian Fitobiotik Asal Daun Ketapang (Terminalia Catappa) Dan Temulawak (Curcuma Xanthorriza Roxb) Terhadap Organ Dalam Ayam Kampung Ulu (Unggas Lestari Unggul)

Authors

  • Antonio Sheby Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak, Indonesia
  • Retno Budi Lestari Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak, Indonesia
  • Edy Permadi Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.26418/jpb.v2i2.73172

Keywords:

Ketapang leaves, temulawak, superior native chicken

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu, untuk mengetahui pengaruh konsentrasi rebusan mana yang berpengaruh terhadap organ dalam ayam kampung unggul lestari unggul (ULU). Materi penelitian yang digunakan adalah Day Old Chick (DOC) ayam kampung ULU sebanyak 175 ekor. P0 = tampa diberi perlakuan (control), P1 = 0,0005 g AGP bacitracin, P2 = 25 ml rebusan daun ketapang, P3 = 25 ml rebusan temulawak dan P4 = 12,5 ml rebusan daun ketapang + 25 ml rebusan temulawak. Metode penelitian menggunakan eksperimen dengan paradigma kuantitatif. Model penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan, masing-masing perlakuan terdiri atas 5 ulangan, sedangkan tiap-tiap ulangan terdiri atas 7 ekor. Day Old Chick (DOC) diberi perlakuan selama 60 hari Parameter pengamatan meliputi persentase bobot jantung, hati, limpa, gizzard, usus kecil, usus besar dan persentase Panjang usus halus, usus besar. Data dianalisis menggunakan ANOVA jika terdapat pengaruh nyata pada perlakuan terhadap parameter yang diamati, maka dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan"™s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase organ dalam yang diberi perlakuan rebusan daun ketapang dan temulawak berpegaruh nyata terhadap persentase limpa dan gizzard, namun tidak pada hati, jantung, usus kecil, usus besar dan persentase usus kecil, usus besar. Perlakuan terbaik adalah P2 (25 ml rebusan daun ketapang), dengan nilai persentase bobot hati 2,42 %, jantung 0,54%, limpa 0,32%, gizzard 2,45%, usus halus 3,87%, usus besar 0,25% dan persentase panjang usus halus 154,6cm, usus besar 7,8 cm.

References

Dorisandi, M. Fenita, Y. and Soetrisno, E. 2018. Pengaruh Pemberian Tepung Daun Senduduk (Melastoma malabathricum L.) dalam Ransum terhadap Fraksi Darah dan Persentase Berat Organ Dalam Ayam Buras. Fakultas Pertanian. Universitas Bengkulu.

Dwipayanti, Y. 2008. Profil organ dalam serta histopatologi usus dan hati ayam kampung terinfeksi cacing Ascaridia galli yang diberi tepung daun jarak (Jathropa curcas.L). Skripsi. Fakultas Peternakan. Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Gunawan, Y.2011. Organ dalam Ayam Kampung Umur 10 Minggu yang Diberi Ransum Mengandung Bungkil Biji Jarak Pagar (Jatropha curcas L) Terfermentasi Rhizopus oligosporus. Skripsi Sarjana Peternakan. Institut Pertanian Bogor.

Has, H., A. Napirah dan A. Indi. 2014. Efek penigkatan Serat Kasar dengan penggunaan daun murbei dalam ransum broiler terhadap presentase bobot saluran pencernaan. JITRO 1 (1) :63-69.

Iskandar, S. 2004. Pertumbuhan dn perkembangan alat pencernaan ayam anak silangan Pelung x Kampung terhadap kandungan protein ransum. JITV. 9 (4) : 217-225.

Jayaprakasha GK, Rao LJM, Sakariah KK. 2005. Chemistry and biological activities of C. Longa. Trends in Food Science and Technology. 16 : 533-548.

Karetinah, D. P. 1990. Perbandingan karkas dan non karkas pada ayam jantan kampung petelur dan broiler umur 6 minggu. Skripsi. Fakultas Peternakan. Institut Pertanian Bogor.

Murray, R. K., D. K. Granner, P. A. Mayes and V. W. Rodwell. 2003. Biokimia Harper. Edisi 25. Terjemahan: dr. Andry. H. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta. 148, 275.

Naufa, A. M, H. I. Wahyuni dan I. Mangisah. 2013. Bobot relatif organ pencernaan ayam kedu petelur diberi ransum dengan berbagai level protein. Jurnal Veteriner. 8 (4): 1-13.

Pertiwi, D. D. R., R. Murwani dan T. Yudiarti. 2017. Bobot relative saluran pencernaan ayam broiler yang diberi tambahan air rebusan kunyit dalam air minum. J. Peternakan. 19(2) : 60-64.

Putnam, P. A. 1991. Handbook of Animal Science. Academic Press, San Diego.

Rahayu, Dwi Sri and Kusrini, Dewi and Fachriyah, Enny. 2009. Penentuan Aktivitas Antioksidan Dari Ekstrak Etanol Daun Ketapang (Terminalia catappa L) dengan Metode 1,1-Difenil-2-Pikrilhidrazil (DPPH). In: Seminar Tugas Akhir S1 Jurusan Kimia FMIPA UNDIP , Jurusan Kimia UNDIP.

Ressang A. A. 1984. Patologi Khusus Veteriner. Edisi Kedua. NV Percetakan Bali. Denpasar.

Siregar, D. Z. 2011. Persentase Karkas dan Pertumbuhan Organ Dalam Ayam Broiler pada Frekuensi dan Waktu Pemberian Pakan yang Berbeda. Skripsi Sarjana Peternakan. Institut Pertanian Bogor.

Suprijatna, E., U. Atmomarsono, dan R. Kartasudjana. 2005. Ilmu Dasar Ternak Unggas. Penebar Swadaya, Jakarta

Wilson and Schild. 1961. Aplied Pharmacology. Tenth Edition. Little Brown Company-Boston. p.591-592.

Zuprizal. 2004. Antibiotik, Probiotik dan Fitobiotik dalam Pakan Unggas. Poultry Indonesia. Ed. Januari 2004. Hal. 52-54.

Downloads

Published

2023-08-31

Issue

Section

Articles