PERANAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENGELOLAAN POTENSI PARIWISATA UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KABUPATEN SINTANG
Abstract
ABSTRAK
Tesis ini membahas tentang Peranan Pemerintah Daerah Dalam Pengelolaan Potensi Pariwisata Untuk Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Sintang.
Dalam penelitian ini menggunakan penelitian hukum sosiologis yaitu mengkaji ketentuan hukum yang berlaku serta apa yang terjadi dalam kenyataannya di masyarakat. Sumber data dengan melakukan wawancara kepada Kepala Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sintang, Kepala Sub Bidang Pendaftaran dan Pendataan Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Sintang, Tiga Orang Pengusaha Pariwisata di Kabupaten Sintang, dan Tiga Orang Wisatawan yang berkunjung ke objek wisata.
Berdasarkan hasil penelitian bahwa Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sintang memiliki program-program dalam menunjang pembangunan kepariwisataan di Kabupaten Sintang, program-program yang dimaksud antara lain program pengembangan pemasaran pariwisata, program pengembangan destinasi pariwisata dan program pengembangan kemitraan. Tingkat efektivitas pendapatan sektor pariwisata yang diukur dengan rasio efektivitas di Kabupaten Sintang dari tahun 2015-2016 tergolong efektif sedangkan dari tahun 2017-2019 tergolong sangat efektif.
Faktor yang berpengaruh terhadap pengembangan sektor pariwisata dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Sintang terdapat faktor pendukung dan faktor penghambat. Faktor pendukung diantaranya, faktor masyarakat yang menjadi faktor utama dalam pengembangan sektor pariwisata, kemudian faktor internet dimana internet sebagai media promosi yang murah dan cepat guna memasarkan pariwisata di Kabupaten Sintang. Selanjutnya faktor penghambatnya yakni keterbatasan anggaran dalam pengembangan sektor pariwisata, karena masih belum ada investor yang berminat untuk berinvestasi dalam pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Sintang.
Upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sintang dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah yakni melakukan upaya pemasaran. Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sintang juga memiliki upaya-upaya dalam pengembangan pariwisata untuk menghadirkan minat masyarakat untuk berkunjung, yakni sebagai berikut : melaksanakan penataan objek wisata; mengadakan pameran wisata di tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional; pembuatan media promosi; peningkatan pemanfaatan teknologi informasi dalam pemasaran pariwisata; dan pengembangan jaringan kerjasama promosi wisata.
Kata Kunci : Peran Pemerintah, Pariwisata, Pendapatan Asli Daerah
ABSTRACT
This thesis discusses of the role local government in tourism potential management To increase indigenous revenue of Sintang Regency.
In this research using Sociological Law Research which examines the provisions of the law and what is happening in reality in the community. Data sources by conducting interviews to Head of tourism and creative economics of youth Service Sports and Tourism of Sintang Regency, Head of Sub Registration field and local revenue management Agency data collection of Sintang Regency, Three people of tourism entrepreneurs in Sintang district and three travelers visiting to attraction.
Based on the research results that Department of Youth Sports and Tourism Sintang District have programmes in supporting the development of tourism in Sintang District, the programs in question include Tourism Marketing Development Program, Tourism Destination Development Program, and Partnership Development Program. Tourism sector's revenue-effectiveness level measured by the ratio of effectiveness in Sintang of the year 2015-2016 is effective while 2017-2019 is very effective.
The factors that affect the development of tourism sector in the effort to increase local indigenous revenue in Sintang district there are supporting factors and inhibiting factors. Supporting factors include, factors that are a major factor in the development of tourism sector and then the internet factor where the Internet as a promotional medium is cheap and fast to market tourism in Sintang District. The inhibiting factors is budget constraints in tourism sector development because there is still no investor who is interested to invest in the development of tourism sector in Sintang district.
Efforts undertaken by the Government of Sintang regency to increase indigenous revenue in the area of marketing efforts. The Department of Youth Sports and Tourism Sintang District also has efforts in the development of tourism to bring people's interest to visiting is implementing the attraction arrangement, conducting tourism exhibitions at the district, provincial and national level, promotional media creation, increased utilization of information technology in tourism marketing and development of tourism promotion cooperation network.
Keywords : The role of government, Tourism, Original Local Government Revenue
References
Abdul Halim, 2004, Akuntansi Keuangan Daerah; Akuntansi Sektor Publik. Edisi Revisi, Salemba Empat, Jakarta.
___________, 2011, Pengelolaan Keuangan Negara – Daerah: Hukum, Kerugian Negara, dan Badan Pemeriksa Keuangan, UPP STIM YKPN, Yogyakarta.
Ahmad Yani, 2012, Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah di Indonesia, Rajawali Pers, Jakarta.
Bambang Waluyo, 2002, Penelitian Hukum Dalam Praktek, Sinar Grafika, Jakarta.
Edi Suharto, 2006, Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat, Refika Aditama, Bandung.
Gamal Suwantoro, 2004, Dasar-Dasar Pariwisata, Andi, Yogyakarta.
H.A.W. Widjaja, 2001, Titik Berat Otonomi Pada Daerah Tingkat II, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Horoepoetri, Arimbi, Achmad Santosa, 2003, Peran Serta Masyarakat Dalam Pengelolaan Lingkungan, Walhi, Jakarta.
I Ketut Suwena & I Gusti Ngurah Wisdyatmaja, 2017, Pengetahuan Dasar Ilmu Pariwisata, Pustaka Larasan, Denpasar.
Ismayanti, 2010, Pengantar Pariwisata, PT. Gramedia Widiasarana Indonesia, Jakarta.
Juli Panglima Saragih, 2003, Desentralisasi Fiskal dan Keuangan Daerah Dalam Otonomi, Ghalia Indonesia, Jakarta.
Machmut Sidik, 2002, Strategi Meningkatkan Kemampuan Keuangan Daerah Melalui Penggalian Potensi Daerah Dalam Rangka Otonomi Daerah, Makalah Seminar, Bandung.
Mardiasmo, 2002, Otonomi Daerah dan Manajemen Keuangan Daerah, Andi, Yogyakarta.
_________, 2009, Perpajakan Edisi Revisi 2009, Andi Publisher, Yogyakarta.
_________, 2013, Perpajakan Edisi Revisi 2013, Andi Publisher, Yogyakarta.
Muljadi, 2009, Kepariwisataan dan Perjalanan, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Noeng Muhadjir, 2000, Ilmu Pendidikan dan Perubahan Sosial. Teori Pendidikan Pelaku Sosial Kreatif, Rake Sarakin, Yogyakarta.
______________, 2003, Metodologi Penelitian Kebijakan dan Evaluasi Research, Rake Sarakin, Yogyakarta
Nyoman S. Pendit, 2003, Ilmu Pariwisata Sebuah Pengantar Perdana, Pradnya Paramita, Jakarta.
Oka A. Yoeti, 1996, Pengantar Ilmu Pariwisata, Angkasa, Bandung.
___________, 2001, Pemasaran Pariwisata, Angkasa, Bandung.
___________, 2008, Ekonomi Pariwisata: Introduksi, Informasi, dan Implementasi, Penerbit Kompas, Jakarta.
___________, 2008, Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata, Pradnya Paramita, Jakarta.
Purbayu Budi Santosa dan Retno Puji Rahayu, 2005, Analisis Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya Dalam Upaya Pelaksanaan Otonomi Daerah di Kabupaten Kediri, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Raharjo Adisasmita, 2009, Pembiayaan Pembangunan Daerah, PPKED-UNHAS, Makassar.
Rasyid, 2000, Makna Pemerintahan, PT. Mutiara Sumber Widya, Jakarta.
Ratminto & Atik Septi Winarsih, 2006, Manajemen Pelayanan, Pustaka Belajar, Yogyakarta.
Rochmat Soemitro, 2005, Dasar-Dasar Hukum Pajak dan Pajak Pendapatan, Eresco, Bandung.
Sarlito Wirawan Sarwono, 2002, Psikologi Sosial : Individu dan Teori-Teori Psikologi Sosial, Balai Pustaka, Jakarta.
Sigit Pamudji, 1983, Ekologi Administrasi Negara, Bina Aksara, Jakarta.
Soemarwoto Otto, 2004, Buku Ekologi Lingkungan Hidup dan Pembangunan, Djambatan, Jakarta.
Soerjono Soekanto, 2003, Sosiologi Suatu Pengantar, PT. Raja Grapindo Persada, Jakarta.
Sondang P. Siagian, 2003, Teori dan Praktek Kepemimpinan, PT. Rineka Cipta, Jakarta.
Taliziduhu Ndraha, 2000, Ilmu Pemerintahan (Kybernology), Rineka Cipta, Jakarta.
Tjip Ismail, 2018, Potret Pajak Daerah di Indonesia, Prenadamedia Group, Jakarta.
Waluyo dan Wirawan B Ilyas, 2003, Perpajakan Indonesia, Salemba Empat, Jakarta.
Wardiyanta, 2006, Metode Penelitian Pariwisata, Andi, Yogyakarta.
Windhu Putra, 2018, Tata Kelola Ekonomi Keuangan Daerah, Rajawali Pers, Depok.
Wirawan B. Ilyas dan Richard Burton, 2013, Hukum Pajak, Salemba Empat, Jakarta.
UNDANG-UNDANG
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah
Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 Tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah
Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 50 Tahun 2011 Tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional Tahun 2010-2025
Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Barat Nomor 3 Tahun 2018 Tentang Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah Tahun 2017-2032
Peraturan Daerah Kabupaten Sintang Nomor 7 Tahun 2010 Tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah Kabupaten Sintang
Peraturan Daerah Kabupaten Sintang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Sintang Nomor 5 Tahun 2012 Tentang Retribusi Jasa Usaha
Peraturan Daerah Kabupaten Sintang Nomor 9 Tahun 2017 Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Sintang Nomor 2 Tahun 2011 Tentang Pajak Daerah.