Peranan Pemberian Decanter Solid terhadap Serapan Hara N, P, K dan Hasil Tanaman Jagung Manis pada Tanah Gambut

Authors

  • Adelia Irma Fransisca Universitas Tanjungpura
  • Denah Suswati Universitas Tanjungpura
  • Junaidi Junaidi Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/pedontropika.v12i1.101261

Keywords:

Decanter Solid, Nutrient Uptake, Peat Soil, Sweet Corn

Abstract

Sweet corn (Zea mays L.) is a significant upland crop commodity. Peatlands, characterized by nutrient-poor conditions, require soil conditioners for effective sweet corn cultivation. Decanter solid application serves as an alternative to enhance plant nutrient availability. This study aims to evaluate the effect of decanter solid waste on the uptake of nitrogen (N), phosphorus (P), and potassium (K), as well as the yield of sweet corn (Zea mays L.) on Histosols. The research employed a field experiment based on a Completely Randomized Design (CRD) with six treatment levels of decanter solid, ranging from $A_0$ (control) to $A_5$ (1100 g/polybag). Data were analyzed using ANOVA (F-test), followed by Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) at a 5% significance level. The results indicated that the $A_3$ treatment (700 g/polybag) was the most optimal dose. This dosage significantly increased plant dry weight and the uptake of N and K in the shoots, with increases ranging from 158.59% to 339.3% compared to the control. The application of $A_3$ decanter solid also resulted in a highly significant increase in crop yield, as evidenced by the weight of cobs (both with and without husks), which increased between 437.4% and 770.07% relative to the control. However, this dosage did not significantly improve P uptake in the shoots. The utilization of decanter solid waste at a dose of 700 g/polybag holds great potential for enhancing the growth and yield of sweet corn on Histosols

References

Al Mu'min, M. I., Joy, B., & Yuniarti, A. (2016). Dinamika kalium tanah dan hasil padi sawah (Oryza sativa L.) akibat pemberian NPK majemuk dan penggenangan pada Fluvaquentic Epiaquepts. Soilrens, 14(1).

Amijaya, Y. P. D. (2015). Pengaruh pupuk kandang sapi terhadap serapan posfor dan hasil tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.) varietas Lembah Palu di Entisols Sidera [Doctoral dissertation, Tadulako University]. Repositori Institusi.

Asmara, B. (2019). Pengaruh pemberian pupuk organik solid dan pemberian POC limbah cair tahu terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis (Zea mays saccharata L) [Doctoral dissertation, Universitas Medan Area]. Repositori Institusi.

Ayunda, N. (2014). Pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt.) pada beberapa konsentrasi sea minerals. Fakultas Pertanian, Universitas Taman Siswa, Padang.

Damanhuri, D., Widodo, T. W., & Fauzi, A. (2022). Pengaturan keseimbangan nitrogen dan magnesium untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi jagung (Zea mays L.). Jurnal Ilmiah Inovasi, 22(1), 10–15.

Fadhil, M. (2025). Peranan pemberian decanter solid terhadap ketersediaan hara N, P, K dan pertumbuhan tanaman jagung manis pada tanah gambut [Skripsi, Universitas Tanjungpura].

Febriyantiningrum, K., Oktafitria, D., Nurfitria, N., Jadid, N., & Hidayati, D. (2021). Potensi mikoriza vesikular arbuskular (MVA) sebagai biofertilizer pada tanaman jagung (Zea mays). Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati, 25–31.

Fiqa, A. P., Nursafitri, T. H., Fauziah, F., & Masudah, S. (2021). Pengaruh faktor lingkungan terhadap pertumbuhan beberapa aksesi Dioscorea alata L terpilih koleksi Kebun Raya Purwodadi. Jurnal Agro, 8(1), 25–39.

Kasno, A. (2019). Respon tanaman jagung terhadap pemupukan fosfor pada Typic Dystrudepts. Journal of Tropical Soils, 14(2), 111–118.

Kurniasari, F., Kurniawan, S., Nopriani, L. S., & Rachmanadi, D. (2021). Analisis sifat kimia gambut pasca kebakaran dengan berbagai upaya pemulihan hutan di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Tumbang Nusa, Kalimantan Tengah. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 8(1), 221–230.

Manurung, S., & Djs, A. J. (2021). Pengaruh aplikasi limbah (decanter solid) pabrik kelapa sawit terhadap pertumbuhan vegetatif serta kadar klorofil daun bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) di pembibitan utama. Jurnal Agro Estate, 5(2), 138–151. https://doi.org/10.47199/jae.v5i2.92

Mansyur, N. I., Pudjiwati, E. H., & Murtilaksono, A. (2021). Pupuk dan pemupukan. Syiah Kuala University Press.

Masganti, M., Anwar, K., & Susanti, M. A. (2020). Potential and utilization of shallow peatlands for agriculture. Jurnal Sumberdaya Lahan, 11(1), 43.

Mukti, M. S., Wardiyati, T., & Islami, T. (2017). Pengaruh waktu pemberian pupuk kandang dan dosis urea terhadap hasil pertumbuhan dan kadar nitrogen tanaman kailan (Brassica oleraceae L. var. Nova) [Doctoral dissertation, Brawijaya University]. Repositori Institusi.

Rafly, N. M. (2022). Pengaruh biochar tandan kosong kelapa sawit terhadap pertumbuhan sengon (Falcataria moluccana) [Doctoral dissertation, Universitas Lampung]. Repositori Institusi.

Rangkuti, K., Siregar, S., Thamrin, M., & Andriano, R. (2014). Pengaruh faktor sosial ekonomi terhadap pendapatan petani jagung. Jurnal Agrium, 18(3). (Catatan: Pastikan nama jurnal dan volume/nomor jika tersedia).

Ratmini, N. P. S. (2012). Karakteristik dan pengelolaan lahan gambut untuk pengembangan pertanian. Jurnal Lahan Suboptimal, 1(2), 197–206.

Saijo, S. (2022). Teknologi peningkatan kualitas hasil panen jagung (Zea mays L.) di lahan berpasir. J-Plantasimbiosa, 4(2), 63–73. https://doi.org/10.25181/jplantasimbiosa.v4i2.2684

Sari, I., Yeni, E., & Hamid, A. (2017). Respon pertumbuhan dan produksi jagung manis terhadap pemberian abu sabut kelapa dan urea di lahan gambut. Jurnal Agro Indragiri, 2(1), 63–75. https://doi.org/10.32520/jai.v2i01.600

Sukmasari, M. D., Waluyo, B., & Karuniawan, A. (2016). Pengaruh bakteri pelarut fosfat terhadap efisiensi pemupukan P, serapan P dan hasil ubi jalar. Dalam Prosiding Seminar Hasil Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (hlm. 567–573).

Susanto, E., Listiawati, A., & Meliau, K. (2022). Pengaruh pemberian bokashi decanter solid dan pupuk magnesium terhadap pertumbuhan. Jurnal Sains Pertanian Equator, 11(1), 1–10.

Sutrisno, R., & Badal, B. (2021). Pengaruh pemberian bokhasi solid decanter terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) di main nursery. Jurnal Research Ilmu Pertanian, 1(1), 10–20.

Utomo, A. P. (2022). Estimasi sebaran kawasan lahan gambut (peat land) menggunakan citra satelit landsat 8 Oli Tirs. Jurnal Sains Benuanta, 1(2), 22–29. https://doi.org/10.61323/jsb.v1i2.59

Yuniarti, A., Solihin, E., & Putri, A. T. A. (2020). Aplikasi pupuk organik dan N, P, K terhadap pH tanah, P-tersedia, serapan P, dan hasil padi hitam (Oryza sativa L.) pada Inceptisol. Kultivasi, 19(1), 1040–1046.

Downloads

Published

2026-02-04

Issue

Section

Articles