Status Kesuburan Tanah Inceptisol pada Penggunaan Lahan Kelapa Sawit di Desa Pengadang Kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggau

Authors

  • Suhemi Emi Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/pedontropika.v8i2.57060

Keywords:

Oil Palm Land, Fertilizer Recommendation, Nutrient Status, Inceptisol Soil

Abstract

ABSTRACT

Several constraints on the chemical properties of inceptisol soils, including acid soil reactions, soil organic matter generally varies, as well as the value of cation exchange capacity, bases can be exchanged, base saturation, nutrient reserves and nutrient status of P and K are low, but have saturation (Al) tall one. The purpose of the study was to analyze the nutrient status and soil fertility of Inceptisols on oil palm land use in Pengadang Village, District, Sekayam, Sanggau Regency and suggestions for fertilization to support maximum oil palm production. Soil sampling was carried out on 5-year-old oil palm plantations. Diagonal soil sampling method with three replications. Analysis of chemical properties consisting of pH, C-organic, N-total, P-total, P-available, K-total, K-dd, CEC, KB, and soil Al were carried out in the soil chemistry and fertility laboratory. The results of the average nutrient status on oil palm land are N-total nutrient status of 0.20% (low), available P of 15.09 ppm (low), CEC of 9.06 cmol (+) kg-1 (low ), C-organic by 1.42% (low). P-total status is 37.5 ppm (very low), K-total is 87.5 ppm (very low), K-available is 32.5 ppm (very low), KB is 19.30% (very low) , Al saturation is 39.55% (high) and the soil fertility status of oil palm land is classified as very low. Suggestions for single fertilization of urea is 255.56 kg/ha, TSP is 142.81 kg/ha and KCL is 509.13 kg/ha and Phonska 15:15:15 NPK compound fertilizer is 428.40 kg/ha, and urea is 85 ,84 kg/ha and KCL 402,01 kg/ha, to increase the lack of nitrogen and potassium elements in the soil. The need for dolomite lime is 2,400 kg/ha.

 

 

References

Hanafiah. K. A. 2014. Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Cetakan ke-7. Jakarta: PT Raja grafindo Persada.

Hakim, N., Y. Nyakpa., A. M Lubis ., Sutopo, G. N., M. Amin Diha., Go Ban. H., H. H Bailey. 1986. Dasar-Dasar Ilmu Tanah: Universitas Lampung.

Haridjaja, O., Yayat Hidayat dan Lina Siti Maryamah. 2010. Pengaruh Bobot Isi Tanah Terhadap Sifat Fisik Tanah dan Perkecambahan Benih Kacang Tanah dan Kedelai. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 15 (3), 147-152.

Holilullah, Afandi dan Hery Novpriansyah. 2015. Karakteristik Sifat Fisik Tanah pada Lahan Produksi Rendah dan Tinggi di PT Gread Giant Pineapple. Jurnal Agrotek, 3 (2), 278-282.

Hardjowigeno. S. 1995. Ilmu Tanah. Cetakan ke-4. Bogor: Akademika Pressindo.

Manfarizah, Syamaun dan Siti Nurhaliza. 2011. Karakteristik Sifat Fisika Tanah Di University Farm Stasiun Bener Meriah. Jurnal Agrista, 15 (1), 1-9.

Nurhidayati. 2017. Kesuburan dan Kesehatan Tanah. Malang: Intimedia.

Nursyamsi, D., K. Idris., S. Sabiham., D. A. Rachim., A.Sofyan. 2007. Sifat-sifat Tanah Dominan Yang Berpengaruh Terhadap K Tersedia Pada Tanah-tanah Yang Didominasi Smektit. Jurnal Tanah Dan Iklim, No 26. Hal 13-28.

Okalia, D., Tri, N dan Gusti, N. 2020. Karakteristik Sifat Kimia Tanah (pH, P-tersedia, P-potensial dan Al-dd) pada lahan Sgrowisata Beken Jaya Kecamatan Benai Kabupaten Kuantai Singgi. Seminar Nasional Virtual, 33-41

Prengki, S., Fauzi dan Supriadi. 2017. Pengaruh Pemberian Beberapa Sumber Bahan Organik dan Masa Inkubasi Terhadap Beberapa Aspek Kimia Kesuburan Tanah Ultisol. Jurnal Agroekoteknologi FP USU, 5 (2), 256-264

Rahmi, Abdul. K.P, Ulfiyah. A. R. 2016. Perubahan Sifat Fisik Tanah Akibat Pemberian Pupuk Kandang Dan Mulsa Pada Pertanaman Terung Ungu (Solanum Melongena L) Entisol Tondo Palo. Jurnal Agrotekbis, 4(2), 160-167.

Riwandi., Prasetyo., Hasanudin., Indra Cahyadinata. 2017. Kesuburan Tanah dan Pemupukan. Bangkulu : Yayasan Sahabat Alam Reflesia.

Saputra, D. D., Amir, R. P., zaenal, K. 2018. Hubungan Kandungan Bahan Organik Tanah Dengan Berat Isi, Porositas dan Laju Infiltrasi pada Perkebunan Salak Di Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Jurnal Tanah dan sumberdaya, 5 (1), 647-654.

Sembiring, I. S., Wawan dan M. Amrul Khoiri. 2015. Sifat Tanah Dystrudepts dan Pertumbuhan Akar Tanaman Kelapa Sawit (Eleais guineensis Jacq.) yang Di Aplikasi Mulsa Organik (Mucuna bracteata). Jurnal JOM Faperta, 2 (2), 1-11.

Sudaryono. 2009. Tingkat Kesuburan Tanah Ultisol Pada Lahan Pertambangan Batu Bara Sangatta Kalimantan Timur. Jurnal Teknik Lingkungan, 10 (3), 337-346.

Saidy. A. R. 2018. Bahan Organik Tanah: Klasifikasi Fungsi dan Metode Study. Banjarmasin: Lambung Mangkurat University Press.

Syahputra, E., Fauzi dan Razali. 2015. Karakteristik Sifat Kimia Sub Grup Tanah Ultisol di Beberapa Wilayah Sumatera Utara. Jurnal Agroteknologi, 4 (1), 1976-1803.

Punuindoong, S., Meldi, T. M. S., Jeni, J. R. 2021. Kajian Nitrogen, Fosfor, Kalium dan C-organik pada Tanah Berpasir Pertanaman Kelapa Desa Ranoketang Atas. E-journal Unsrat, 21 (3), 16-11.

Wawan. 2017. Pengelolaan Bahan Organik. Buku Ajar.

Downloads

Published

2022-10-26

Issue

Section

Articles