Identifikasi Hambatan Pemanfaatan Limbah Cangkang dan Serabut Sawit sebagai Bahan Bakar Biomassa di Pabrik Kelapa Sawit Sambas
DOI:
https://doi.org/10.26418/pedontropika.v10i1.71636Keywords:
boiler, energi alternatif, generator, listrik tenaga uap, turbin uap, operator.Abstract
Pabrik kelapa sawit mengolah tandan buah segar menjadi crude palm oil (cpo) dan palm kernel (pk) melalui beberapa proses produksi. Sehingga dalam 1 ton tandan buah segar yang diolah akan menghasilkan limbah berupa janjangan konsong 23% (230 Kg), cangkang 6,5% (65 Kg), lumpur atau solid 4% (40 Kg), serabut 13% (130 Kg) dan limbah cair sebanyak 50%. Pemanfaatan limbah kelapa sawit sebagai sumber energi alternatif sedang marak-maraknya digencarkan. Hal ini dibuktikan dengan adanya pemanfaatan cangkang dan serabut kelapa sawit sebagai bahan bakar biomassa untuk boiler memanaskan air dalam tanki guna menghasilkan uap untuk menggerakkan turbin uap yang dihubungkan dengan generator penghasil listrik tenaga uap. Listrik yang dihasilkan akan dipakai untuk proses operasional pabrik dalam menggerakkan mesin-mesin produksi yang ada di pabrik kelapa sawit. Pabrik kelapa sawit akan beroperasi secara maksimal jika suplai listrik yang dihasilkan juga stabil atau tidak terjadi permasalahan dalam jalur hubungan instalasi produksi listrik bertenaga uap. Pemanfaatan cangkang dan serabut kelapa sawit sebagai bahan bakar utama pada boiler memiliki peran penting dalam memproduksi energi listrik. Dalam praktiknya di pabrik kelapa sawit pemenuhan listrik dengan bahan bakar biomassa berupa cangkang dan serabut kelapa sawit mengalami beberapa hambatan sehingga perlu untuk diketahui guna menyusun rencana strategis dan perbaikan berkelanjutan bagi manajemen perusahaan pabrik kelapa sawit. Hambatan-hambatan yang dihadapi perusahaan pabrik kelapa sawit secara umum dibagi dalam beberapa kategori seperti sumber daya manusia, peralatan mesin sumber listrik, perawatan instalasi sumber listrik, bahan bakar cangkang dan serabut sawit serta komitmen dari suatu perusahaan dalam menerapkan pemanfaatan cangkang dan serabut kelapa sawit sebagai bahan bakar biomassa untuk menghasilkan listrik tenaga uap. Penelitian ini dilaksanakan pada sebuah perusahaan pabrik kelapa sawit yang berada di salah satu kecamatan di kabupaten Sambas. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam dengan pertanyaan kunci kepada level tenaga kerja atau operator di bagaian boiler dan genset, kepada mandor proses, asisten proses dan pihak manajemen perusahaan yang diwakili oleh asisten kepala.
References
Abimanyu Haznan dan Hedrana Sunit, 2014, Konversi Biomassa Untuk Alternatif Energi di Indonesia: Tinjauan Sumber Daya, Teknologi, Manajemen dan Kebijakan, Cetakan Pertama, LIPI Press, Jakarta.
Badan Pusat Statistik (BPS). (2021). Statistik Kelapa Sawit Indonesia. Jakarta (ID).
Bantacut, T., dan H. Pasaribu, (2015), Aliran Tertutup Massa Dan Potensi Mandiri Energi pada Produksi CPO, Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 25 (3):215-226.
Basu, P. (2013). Biomass Gasification, Pyrolysis and Torrefaction. Practical Design and Theory diedit oleh second Edition. India: Elsevier.
Demirbas, A. . (2009). "Political, economic and environmental impacts of biofuels: A review". Applied Energy 86: S108–S117
Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim Nomor : P5/PPI/SET/KUM I/12/2017 tentang Pedoman Perhitungan Emisi Gas Rumah Kaca untuk Aksi Perubahan Iklim Berbasis Masyarakat.
Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. (2018). Pedoman Penentuan Aksi Mitigasi Perubahan Iklim, Jakarta.
Direktorat Jenderal Perkebunan 2016. (2017). Statistik Perkebunan Indonesia 2016-2018: Kelapa sawit. Direktorat Jenderal Perkebunan - Kementerian Pertanian, 55.
Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2021). Statistik Perkebunan Unggulan Nasional 2019-2021, Jakarta.
Erhaneli, dan Elsi A. S. (2017). Pemanfaatan Cangkang dan Serabut Sebagai Bahan Bakar pada PLTU untuk Memenuhi Kebutuhan Listrik Masyarakat Kabupaten Bungo.
EWEA Executive Summary "Analysis of Win Energi in the EU-25".
Febijanto, Irhan. (2007). Potensi Biomasa Indonesia Sebagai Bahan Bakar Pengganti Energi Fosil. Jurnal Sains Dan Teknologi Indonesia, 9(2).
Febijanto, I. (2011). POTENSI dan keekonomian pembangkit listrik tenaga biomassa Sawit; Kasus: di pabrik kelapa sawit Pinang Tinggi, Sei Bahar, Jambi. Journal of Mechatronics. https://doi.org/10.14203/j.mev.2011.v2.11-22
Harris, Anam, S., & Mahmudsyah, S. (2013). Studi Pemanfaatan Limbah Padat dari Perkebunan Kelapa Sawit pada PLTU 6 MW di Bangka Belitung. TEKNIK POMITS.
Hambali, E. (2010). Peran teknologi proses dalam pengembangan agroindustri industri hilir kelapa sawit. Orasi ilmiah guru besar IPB (ID).
Haryanti, A., N. Norsamsi, P. S. F. Sholiha, N.P. Putri, (2012), Studi Pemanfaatan Limbah Padat Kelapa Sawit, Konversi, 3(2):20-29.
Holler, F. James; Skoog, Douglas A; Crouch, Stanley R .2007. "Chapter 1". Principles of Instrumental Analysis (6th ed.). Cengage Learning.
Irwan Iftadi, 2015, Kelistrikan Industri, Cetakan Pertama, Graha Ilmu, Yogyakarta.
Jarman. „‟Electricity Program and Breakthrough Policies Towards Achieving New Renewable Energy and Energy Conservation Target in
National Energy Policies.‟‟ Directorate General of Electricity. 2014.
Kamal, N. (2012). Karakterisasi dan Potensi Pemanfaatan Limbah Sawit. Itenas Library. https://doi.org/10.1038/embor.2011.213
Keddy P. A. 2010. Wetland Ecology: Principles and Conservation (2nd edition). Cambridge University Press, ambridge, UK.
Kholiq, I. (2015). Pemanfaatan energi alternatif sebagai energi terbarukan untuk mendukung subtitusi bbm. Jurnal IPTEK. https://doi.org/10.1016/S1877-3435(12)00021-8
Kurniati, E. (2008). Pemanfaatan Cangkang Kelapa Sawit Sebagai Arang Aktif. Penelitian Ilmu Teknik.
Larasati, N. H., 2020, Pengertian Biomassa, Jenis, dan Manfaat dalam Kehidupan Sehari – hari.
Maruli Pardamean, Q. I. A. (2021). Sukses Membuka Kebun dan Pabrik Kelapa Sawit. Penebar Swadaya.
Napitupulu, G. R., & Warman, E. (2015). studi kelayakan ekonomis PLTU berbahan bakar fiber dan cangkang kelapa sawit sebagai domestic power. Universitas Sumatra Utara.
Notosudjono, D. (2012). Pemanfaatan Limbah Industri Kelapa Sawit untuk Bahan Bakar. Kepala Biro Perencanaan Ristek. Guru Besar Universitas Pakuan Bogor.
Nur, Syukri M. 2014. Karakteristik Kelapa Sawit Sebagai Bahan Baku Bio Energi. Sangatta-Kutai Timur. PT. Insan Fajar Mandiri Nusantara
Nuswantoro, 2019, Energi Terbarukan Indonesia, Berlimpah tetapi Masih Terabaikan.
Pahan, I., (2008), Kelapa Sawit. Penebar Swadaya, Jakarta.
Parinduri Luthfi, 2016, Analisa Pemanfaatan Biomassa Pabrik Kelapa Sawit Untuk Sumber Pembangkit Listrik.
Patisarana, G., & Hazwi, M. (2012). Optimalisasi efisiensi termis boiler menggunakan serabut dan cangkang sawit sebagai bahan bakar. Dinamis.
Permata.; Indra Kusumah,. Studi Pemanfaatan Biomassa Limbah Kelapa Sawit Sebagai Bahan Bakar PLTU, ITS Surabaya, 2005, hal 61.
Pusat data dan teknologi informasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. (2016). Data Inventory Emisi GRK Sektor Energi. ISBN:978-602-0836-22-5.
Raharjo, S. (2012). Analisis Thermogravimetry Limbah Padat Kelapa Sawit Dan Potensi Konversinya Menjadi Gas Bakar (Thermogravimetric Analysis On Palm Solid Waste And Its Conversion Potential As Fuel Gas). Jurnal Teknik Lingkungan UNAND.
Solar Spectral Irradiance: Air Mass 1.5. National Renewable Energy Laboratory.
Sri Wahyono, Firman L. Sahwandan dan Feddy Suryanto. (2008). Tinjauan Terhadap Perkembangan Penelitian Pengolahan Limbah Padat Pabrik Kelapa Sawit.
Sudradjat, R., 2004, “The Potential of Biomass Energy Resources in Indonesia for the Possible Development of Clean Technology Processâ€, the International Workshop on Biomass & Clean Fossil Fuel Power Plant Technology, Jakarta-Indonesia.
Sugiyono Agus dan Nurrohim Agus, 2010, Prospect of Biomass Energy for Electricity Generation in Indonesia.
Syarifuddin; Hanesya. R., Perbandingan Penggunaan Energi Alternatif Bahan Bakar Serabut (Fiber) dan Cangkang Kelapa Sawit Terhadap Bahan Bakar Batubara dan Solar pada Pembangkit Listrik, Prosiding Seminar Jurusan Teknik Elektro Institut Sains & Teknologi AKPRIND, Yogyakarta, 3 November 2012, hal. B-162 – B-170.
Tarkono, Tarkono, & Ali, Hadi. (2016). Pemanfaatan Limbah Pabrik Kelapa Sawit Sebagai Material Teknik.
Tri Watiningsih, dkk., 2014, Pembangkit Tenaga Listrik, Cetakan Pertama, Graha Ilmu, Yogyakarta.
Turcotte, D. L.; Schubert, G. .2002, Geodynamics (2 ed.), Cambridge, England, UK: Cambridge University
Wibowo, Ari. 2016. Perancangan Sistem Pembangkit Listrik Biomassa Sawit (PLTBS) Kapasitas 5 MW. Program Studi Teknik Mesin, Politeknik LPP Yogyakarta. Jurnal Mekanika dan Sistem Termal, Vol. 1(2).
Wijono, Agung. 2014. PLTU Biomasa Tandan Kosong Kelapa Sawit Studi Kelayakan Dan Dampak Lingkungan. Balai Rekayasa Disain Dan Sistem Teknologi – Badan Pengkajian Dan Penerapan Teknologi Gedung 480, Kawasan PUSPIPTEK Serpong, Tangerang Selatan. Simposium Nasional RAPI XIII - 2014 FT UMS
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- The copyright of the accepted for publication articles shall be assigned to Pedontropika as the publisher of the journal. The intended copyright includes the rights to publish articles in various forms (including reprints).
- Pedontropika maintain the publishing rights of the published articles.
- Authors are permitted to republish or disseminate published articles by sharing the link/DOI of the article at Pedontropika. Authors are allowed to use their articles for any legal purposes deemed necessary without written permission from Pedontropika with an acknowledgement of initial publication to this journal.