Identifikasi dan Kajian Pemanfaatan Sumber Air Sebagai Sumber Air Baku di Kawasan Fungsi Lindung Taman Nasional Gunung Palung Kabupaten Kayong Utara

Authors

  • Riduansyah Riduansyah Jurusan Ilmu Tanah Universitas Tanjungpura
  • Bambang Widiarso Jurusan Ilmu Tanah Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/pedontropika.v9i1.73566

Keywords:

water, Gunung Palung National Park, water resources

Abstract

The sustainability of water resources needs to be maintained considering its very important benefits in life and development. Water can be used as raw water for drinking water, water for irrigation, water for daily needs such as bathing and washing, water for industrial needs or water used for other purposes such as fishing and swimming pools. The aim of this study is to provide an accurate and comprehensive condition of the location of potential raw water sources that can be used as raw water sources, identify and study raw water sources in protected functional areas, and provide recommendations for potential raw water sources based on results of the studies carried out. The methods used to identify raw water sources are field observations, interviews, and focus group discussions (FGD). The results of the study show that the locations of water sources that fall into the class I water quality category are water sources located within the Sukadana District area, including: Riam Berasap, Lubuk Tapah/Mentubang, Tiang Jurung, Batu Gamal, Ceremai, Lubuk Baji, Air Genteng /Air Genderia/Peramas, Ne' Utong, Air Unjun/Semebruang, Air Padan/Air Berguruh, Air Keladi, Air Panjang/Sembutak, Air Berguruh/Senebing, Tambak Rawang, Kemambak, Lubuk Tapah/Begasing, Air Mask, Air Pematang/ Pangkalan Taib, Simpang Gasi/Gasi Anang, Pangkalan Ja'I, Air Manggis, and Simpang Saut.

References

Departemen Pekerjaan Umum. 1985. Pedoman Studi Proyek-proyek Pengairan. Direktorat Jenderal Sumber Daya Air. Jakarta.

Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 390/Kpts-II/2003 tentang Tata Cara Kerjasama di Bidang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Mock, F.J, Land. 1973. Capability Appraisal Indonesia Water Availibility Appraisal. Food and Agriculture Organization of The United Nation, Bogor.

Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Kawasan Suaka Alam dan Kawasan Pelestarian Alam. Pasal 35 Ayat (1) huruf c yaitu penyimpanan dan/atau penyerapan karbon, pemanfaatan air serta energy air, panas, dan angina serta wisata alam.

Sudiarsa, I Wayan. 2004. Air untuk Masa depan. PT Roneka Cipta. Jakarta.

Surat Edaran Dirjen Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam Kementerian Kehutanan Nomor : SE.3/IV-Set/2008 tanggal 9 Desember 2008 tentang Pemanfaatan Jasa Lingkungan Air di Kawasan Suaka Alam, Kawasan Pelestarian Alam dan Taman Buru.

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) dan Koalisi Anti Utang. 2004. Air sebagai Komoditas ekonomi dan Privatisasi. Jakarta.

Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Undang-uang Nomor 6 tahun 2007 tentang Pembentukan Kabupaten Kayong Utara.

Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah daerah

Downloads

Published

2023-02-28

Issue

Section

Articles