Aplikasi Pupuk Majemuk Lengkap Terhadap Pertumbuhan Bibit Nanas Asal Mahkota pada Media Gambut

Authors

  • Dwi Zulfita Universitas Tanjungpura
  • Agus Hariyanti Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/pedontropika.v9i1.73707

Keywords:

Bibit nanas, pupuk NPK majemuk, media gambut

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendapatkan dosis pupuk NPK Mutiara 16:16:16 yang terbaik terhadap pertumbuhan bibit nanas asal mahkota pada media gambut. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian berlangsung dari tanggal 15 Oktober 2017 - 15 Januari 2018. Penelitian ini dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap (CRD) dengan 5 perlakuan dosis pupuk NPK Mutiara 16:16:16 dan 5 ulangan. Perlakuan yang dimaksud adalah p0 (tanpa perlakuan NPK lengkap), p1 (5 g NPK lengkap / tanaman setara dengan 277,78 kg/ha), p2 (10 g NPK lengkap / tanaman setara dengan 555,51 kg/ha), p3 (15 g NPK lengkap/ tanaman setara dengan 833,33 kg/ha) daan p4 (20 g NPK lengkap/ tanaman setara dengan 1111, 11 kg/ha). Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah volume akar (cm3), luas daun (cm2), Kadar Klorofil Daun (spad unit), Berat kering Tanaman (g) dan pertambahan Jumlah Daun (helai). Data hasil pengamatan dianalisis secara statistik dengan menggunakan analisis varians (uji F taraf 5%), apabila uji F menunjukkan adanya pengaruh yang nyata dari masing-masing perlakuan dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk NPK Majemuk dengan dosis 15 g /tanaman merupakan perlakuan terbaik untuk pertumbuhan bibit nanas asal mahkota pada media gambut.

References

Badan Pusat Statistik Produksi Hortikultura. 2017. Data Produksi Tanaman Hortikultura. Direktorat Jenderal Hortikultura, Kementerian Pertanian.

Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat (BPS). 2017. Kalimantan Barat Dalam Angka. BPS Pontianak.

Dwijosaputro. 2003. Pengantar Fisiologi Tanaman. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Fitter, H dan M. Hay. 1998. Fisiologi Lingkungan Tanaman. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Gardner, F.P., R.B. Pearce dan R.L. Mitchell. 1991. Fisiologi Tanaman Budidaya. UI Press. Jakarta.

Hardjowigeno, S. 2007. Ilmu Tanah. Akademika Pressindo. Jakarta.

Hasibuan, B.E. 2003. Pupuk dan Pemupukan. Universitas Sumatera Utara. Medan

Lingga, P dan Marsono. 2003. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Penebar Swadaya. Jakarta.

Marvelia, S.D. 2006. Produksi Tanaman Jagung Manis (Zea mays Var saccharata Sturt) yang Diperlakukan dengan Kompos Kascing dengan Dosis yang Berbeda. Buletin Anatomi dan Fisiologi Vol. XIV (2). Oktober 2006. Yogyakarta.

Musyarofah, N., S. Susanto, S.A Aziz dan S. Karto Soewarno. 2007. Respon Tanaman Pegagan (Cantella asiatica L. urban) Pada Naungan yang Berbeda di Dataran Tinggi. Makalah Seminar Sekolah Pasca Sarjana IPB. 10p. Bogor

Nyakpa, M.Y, N. Hakim, A.M. Lubis, M.A. Palung, G.B. Hong, A.G. Amrah, A. Musnawar. 1986. Kesuburan Tanah. Universitas Lampung. Bandar Lampung.

Sarief, S. 1990. Ilmu Tanah Pertanian. Pustaka Buana. Bandung.

Sutedjo, M.M. 2008. Pupuk dan Cara Pemupukan. Rineka Cipta. Jakarta.

Wirakusuma. E, S. 1994. Buah dan Sayuran Untuk Terapi. Jakarta, Penebar Swadaya.

Downloads

Published

2023-02-28

Issue

Section

Articles