Karakteristik Fisika Tanah Ultisol pada Beberapa Penggunaan Lahan di Desa Lumut Kecamatan Toba Kabupaten Sanggau
DOI:
https://doi.org/10.26418/pedontropika.v10i1.77549Keywords:
Penggunaan Lahan, Sifat Fisika TanahAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan penggunaan lahan terhadap sifat fisika tanah dan kelerengan yang berbeda. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Lumut, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau. Sampel tanah setiap lokasi penelitian diambil pada 6 Satuan Lahan. Jumlah keseluruhan sampel pada tiga penggunaan lahan (kelapa sawit, kebun karet dan semak belukar) sebanyak 38 sampel tanah. Analisis data menggunakan uji korelasi. Parameter sifat fisika tanah meliputi fraksi tekstur tanah, bobot isi tanah, porositas total tanah, kadar air kapasitas lapangan, laju permeabilitas tanah. Parameter sifat kimia tanah meliputi C-organik, nitrogen total tanah dan pH tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada satuan lahan 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 memiliki tekstur lempung dan lempung berdebu. Bobot isi tanah pada satuan lahan 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 memiliki karakteristik sedang, tinggi, dan sangat tinggi. Porositas total tanah pada satuan lahan 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 memiliki karakteristik yang baik. Nilai porositas total tanah dipengaruhi oleh kandungan bahan organik tanah pada lahan tersebut. Porositas total tanah juga berkaitan dengan bobot isi. Semakin meningkat bobot isi tanah menyebabkan menurunnya ruang pori total tanah. Akan tetapi, volume ruang pori berukuran mikro semakin meningkat. Kadar air kapasitas lapang pada masing-masing penggunaan memiliki nilai yang berbeda-beda. Pada lahan kelapa sawit SL 1 (3-8%) memiliki nilai 41,95% dan SL 2 (8-15%) memiliki nilai 43,28%, pada lahan kebun karet SL 3 (3-8%) memiliki nilai 44,20% dan SL 4 (8-15%) memiliki nilai 41,29% serta pada penggunaan lahan semak belukar SL 5 (3-8%) memiliki nilai 42,48% dan SL 6 (8-15%) memiliki nilai 44,53%. Laju permeabilitas tanah pada masing-masing penggunaan lahan memiliki kriteria yang berbeda-beda. Hal ini disebabkan oleh Kandungan fraksi tekstur (pasir, debu dan liat), bahan organik dan pengolahan tanah penggunaan lahan memberikan pengaruh terhadap besar kecilnya permeabilitas tanah.References
Ahmad (2009). Penentuan Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Pengertian Struktur Tanah . Bogor: Fakultas Pertanian.
Arifin, Z. (2011). Analisis Nilai Indeks Kualitas Tanah Entisol pada Penggunaan Lahan yang Berbeda. Jurnal Agroteksos. 21 (1) : 47-54.
Hamed, M., Desoky., M., Ghallab., A., dan Faragallah., M. (2014). Effect Of Incubation Periods and Some Organic Materials On Phosphorus Forms In Calcareous Soils. International Journal Of Technology Enhancements And Emerging Engineering Research.
Hardjowigeno, S. (2003). Klasifikasi Tanah dan Pedogenesis. Akademia Pressindo, Jakarta. 345 hal.
Hardjowigeno, S. (2007). Ilmu Tanah. Akademia Pressindo, Jakarta. 288 hal.
Holilullah, A., & Hery, N. (2015). Karakterisitk Sifat Fisik Tanah Pada Lahan Produksi Rendah Dan Tinggi Di Pt Great Giant Pineapple. Jurnal Grotek Tropika.
Islami, T. (1995). Hubungan Tanah, Air, dan Tanaman. . Semarang: IKIP Semarang Press.
Naldo, R.A. (2011). Sifat Fisika Ultisol Limau Manis Tiga Tahun Setelah Pemberian Beberapa Jenis Pupuk Hijauan. Fakultas Pertanian.
Universitas Andalas. Jurnal Solum Vol 9 No 2: 91 – 97.
Prasetyo, B. H. dan Suriadikarta, D. A. (2006). Karakteristik, Potensi, Dan Teknologi Pengelolaan Tanah Ultisol Untuk Pengembangan Pertanian Lahan Kering di Indonesia. Litbang Pertanian. 2(25). 39 hal.
Rakhma, E. Y. (2002). Nilai faktor Konversi C-organik Ke bahan Organik Pada Beberapa Jenis tanah. Bogor: Ilmu Tanah IPB.
RePPProt. (1990). The land resources of Indonesia. ODA/Regional Physical Planning Programme for Transmigration, Direktirat Bina Program, Indonesia.
Saleem, H. M., Valero, C., Muñoz, M. Ã., & RodrÃguez, M. G. (2015). Short-Term Effects Of Four Tillage Practices On Soil Physical Properties, Soil Water Potential, And Maize Yield. Geoderma.
Saribun, D. (2007) : Pengaruh Jenis Penggunaan Lahan dan Kelas Kemiringan Lereng Terhadap Bobot Isi, Porositas Total, dan Kadar Air Tanah Pada Sub-DAS Cikapundung Hulu, Jurusan Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Padjajaran, Jatinangor.
Tan, K. (1991). Dasar-Dasar Kimia Tanah. Penerjemah: Gunadi, D.H. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- The copyright of the accepted for publication articles shall be assigned to Pedontropika as the publisher of the journal. The intended copyright includes the rights to publish articles in various forms (including reprints).
- Pedontropika maintain the publishing rights of the published articles.
- Authors are permitted to republish or disseminate published articles by sharing the link/DOI of the article at Pedontropika. Authors are allowed to use their articles for any legal purposes deemed necessary without written permission from Pedontropika with an acknowledgement of initial publication to this journal.