Evaluasi Kesesuaian Lahan Sawah Tadah Hujan Untuk Tanaman Padi Di Desa Empodis Kecamatan Bonti Kabupaten Sanggau

Authors

  • Kahfi Al Farizi Tanjungpura University
  • Rini Hazriani Universitas Tanjungpura
  • Abdul Mujib Alhadad Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/pedontropika.v10i2.83184

Keywords:

Sawah Tadah Hujan, Pengelolaan Laha, Produktivitas, Sistem Grid, Evaluasi Lahan

Abstract

Lahan sawah tadah hujan adalah lahan sawah yang sumber perairannya tergantung atau berasal dari curah hujan. Desa Empodis terletak di Kecamatan Bonti Kabupaten Sanggau Provinsi Kalimantan Barat memiliki luas lahan sawah tadah hujan ± 2.153 ha, Umumnya komoditi yang terdapat di Kabupaten Sanggau ini adalah padi sawah namun produksi padi sawah di Desa Empodis masih memberikan hasil yang tergolong rendah bagi masyarakat petani. Produktivitas padi di lahan sawah tadah hujan sangat rendah karena memiliki kadar hara N, P, K dan bahan organik rendah oleh karena itu di perlukan informasi potensi lahan dan pengelolaan lahan.. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui sub kelas kesesuian lahan tanaman padi di lokasi penelitian Desa Empodis Kecamatan Bonti Kabupaten Sanggau dengan faktor-faktor pembatas kesesuaian lahan untuk tanaman padi. Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah penentuan titik-titik pengamatan dengan sistem grid 200 m x 200 m dengan jumlah 16 titik pada lahan seluas 100 ha yang setiap titik pengamatan mewakili 6.25 ha. Lokasi penelitian memiliki 2 jenis tanah yaitu Typic Dystrudepts dan Aquic Dystrudepts yang tergolong dalam 3 satuan lahan yaitu satuan lahan dengan luas keseluruhan kurang lebih 100 ha, Sifat kimia tanah pada lokasi penelitian memiliki pH masam, KTK tanah sedang, kejenuhan basa rendah, C-organik tinggi, kandungan nitrogen sedang, phosfor sangat tinggi dan K-tukar yang rendah. Dengan upaya perbaikan, maka kelas kesesuaian lahan potensial pada setiap satuan lahan yaitu 1,2 dan 3 memiliki kelas S1 dengan luasan 100 ha atau seluruh dari wilayah penelitian.

Author Biographies

Kahfi Al Farizi, Tanjungpura University

Department of Soil Science, Faculty of Agriculture, Tanjungpura University

Rini Hazriani, Universitas Tanjungpura

Department of Soil Science, Faculty of Agriculture, Tanjungpura University

References

Anwar, S., & Sudadi, U. (2013). Kimia Tanah. In Kimia Tanah (Issue November). Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan Fakultas Pertanian IPB, Bogor.

Ayuba.S.R, Risman ,J, Ivan ,T, Intan .N. M. (2022). Penerapan Pola Tanam GarisKontur Pada Lahan Pertanian Berbukit Dalam Rangka Meningkatkan Kesuburan Tanah dan Mengendalikan Besaran Erosi

Balingtan (Balai Penelitian Lingkungan Pertanian) (2018). Kementerian Pertanian. 2018. Kiat Optimalkan Potensi Sawah Tadah Hujan Untuk Produksi Padi.

Basri, A.H.H, dan Pakpahan E.T. (2018). Persiapan Lahan Perkebunan. Kepala Pusat Pendidikan Pertanian. Jakarta.

Brady, N.C, dan R.R. Weil. (2002). The Nature and Properties of Soils 13th edition. Prentice Hall, Upper Saddle River, New Jersey. 935 pp

Hardjowigeno, S., H. Subagyo, dan M. L. Rayes. (2004). Morfologi dan Klasifikasi Tanah Sawah. Tanah Sawah dan Teknologi Pengolahannya. Balai Penelitian dan Pengembangan Tanah dan Agroklimat. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Departemen Pertanian. p. 1-28.

Hardjowigeno, dan S, Widiamaka, (2007). Evaluasi Kesesuaian Lahan dan Perencanaan Tataguna Tanah. Jurusan Tanah. Institut Pertanian Bogor. Bogor

Kautsar, V. (2017). Pengaruh budidaya padi organik terhadap kompaksi dan tranformasi lapisan tapak bajak. Jurnal Agroteknose 8(2): 45- 56.

Nursyamsi, D., D. Setyorini, dan I. P. G. Widjaja-Adhi. (1993). Penentuan kelas hara P terekstrak beberapa pengekstrak dengan metode analisis keragaman yang dimodifikasi. hlm. 217-235. Dalam Prosiding Pertemuan Teknis Penelitian Tanah dan Agroklimat: Bidang Kesuburan dan Produktivitas Tanah. Bogor 18- 21 Februari 1993. Pusat Penelitian Tanah dan Agroklimat. Bogor.

Manullang, J. F., Pakasi, S. E., Supit, J. M., & Porong, J. V. (2020). Analisis Sifat Fisik dan Kimia Tanah pada Lahan Sawah di Kecamatan Kotamobagu Utara. In Cocos, 2(3), 1–9.

Murbandono, L. (2003). Membuat Kompos. Penebar Swadaya. Jakarta. 54 halaman

Setiadi, A. (2018). Analisis Aktivitas Pembukaan Lahan Perkebunan Kelapa Sawit Terhadap Kesehatan Masyarakat Di Desa Lampasio Kabupaten Toli-Toli

Sharma, P., Singh, A., Kahlon, C. S., Brar, A. S., Grover, K. K., Dia, M., & Steiner, R. L. (2018). The role of cover crops towards Sustainable soil health and agriculture—A review paper. American Journal of Plant Sciences, 09(09), 1935–1951.

Supriyadi, S., Sudaryanto, R., Hadisudarmo, P., & Safrudin, A. (2017). Management of legume as land cover crop and empty bunch for the nitrogen efficiency in inceptisols at oil-palm plantation. Sains Tanah - Journal of Soil Science and Agroclimatology.

Suwahyono. (2011). Petunjuk Praktis Penggunaan Pupuk Organik Secara Efektif dan Efisien. Penebar Swadaya, Jakarta.

Downloads

Published

2024-08-30

Issue

Section

Articles