Prediksi Erosi dengan Metode USLE pada Perkebunan Kelapa Sawit Masyarakat di Kecamatan Anjongan Kabupaten Mempawah

Authors

  • Mega Pratiwi Program Studi Ilmu Tanah, Fakuktas Pertanian, Universitas Tanjungpura
  • Uray Edi Suryadi Universitas Tanjungpura
  • Leony Agustine Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/pedontropika.v10i2.83234

Keywords:

Prediksi erosi, USLE, Kelapa sawit

Abstract

 

Erosi menyebabkan hilangnya lapisan tanah yang subur dan baik untuk pertumbuhan tanaman serta berkurangnya kemampuan tanah untuk menyerap dan menahan air.  Lokasi penelitian yakni di perkebunan kelapa sawit masyarakat Desa Anjongan Dalam, Kecamatan Anjongan, Kabupaten Mempawah.  Pembukaan lahan perkebunan kelapa sawit di lokasi penelitian dilakukan dengan cara tebang bakar dan dikelola dengan tidak melakukan tindakan konservasi dan tidak memperhatikan faktor lingkungan. Akibatnya kerusakan dan menurunnya produktivitas tanah, yang erat kaitannya dengan erosi.  Penelitian ini bertujuan untuk  memprediksi besarnya erosi dengan metode USLE, erosi yang diperbolehkan dan tingkat bahaya erosi.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini dihitung menggunakan metode USLE dengan mengetahui nilai dari faktor R, K, L, S, C dan P yang merupakan faktor penyebab terjadinya erosi pada areal perkebunan kelapa sawit di lokasi penelitian. Kemudian nilai prediksi erosi dibandingkan dengan nilai erosi yang diperbolehkan yang akhirnya perlu dilakukan tindakan konservasi tanah yang direkomendasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lokasi penelitian memiliki nilai prediksi erosi (A) tertinggi sebesar 515,73 ton/ha/thn dan nilai prediksi erosi (A) paling rendah sebesar 187,09 ton/ha/thn. Nilai erosi yang diperbolehkan (EDP) sebesar 53,86 "“ 74,38 ton/ha/thn. Hasil penelitian menunjukkan dua kelas tingkat bahaya erosi yaitu kelas sangat berat dan kelas berat. Kedua tingkat bahaya erosi ini memiliki nilai prediksi erosi yang jauh lebih besar dari pada erosi yang diperbolehkan sehingga perlu tindakan konservasi berupa penanaman tanaman penutup dengan kerapatan tinggi  Leguminosa Cover Crops  (LCC).

 

Kata Kunci:  Prediksi erosi, USLE, Kelapa Sawit

References

Andreawan, M, Khoiri. 2015. Pengaruh Sistem Olah Tanah Terhadap Aliran Permukaan dan Erosi pada Pertanaman Singkong di Laboratorium Lapang Terpadu Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Jurnal Teknik Pertanian Lampung Vol. 4, No. 1.

Arsyad, S. 2006. Konservasi Tanah dan Air. Bogor: Institut Pertanian Bogor. Arsyad, S. 2010. Konservasi Tanah dan Air. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Ashari, A. 2013. Kajian Tingkat Erodibilitas Beberapa Jenis Tanah di Pegunungan Baturagung Desa Putat dan Nglanggeran Kecamatan Patuk Kabupaten Gunung Kidul. Informasi, No. 1, XXXIX.

Julien, P. Y. 2010. Erosion and Sedimentation. 2nd edition. Cambridge: Cambridge University Press.

Liastuti, P., Tino, O. C., Bambang, W. 2018. Prediksi Erosi dengan Metode USLE di Perkebunan Kelapa Sawit Ptpn Xiii Gunung Meliau Kecamatan Meliau Kabupaten Sanggau. Perkebunan dan Lahan Tropika Vol. 8, No. 2

Meli, V. Saeri, S., dan Sutarman, G. 2018. Identifikasi sifat fisika tanah ultisols pada dua tipe penggunaan lahan di desa Betenung, kecamatan Nanga Tayap, kabupaten Ketapang. Perkebunan dan Lahan Tropika 8 (2): 80-90.

Taslim, R. K., Marga, M., dan Indarto, I. 2019. Prediksi Erosi di Wilayah Jawa Timur. Jurnal Ilmu Lingkukngan 17.

Tim Penyusun BPS Kabupaten Mempawah. 2021. Kecamatan Anjongan dalam Angka. Mempawah : Badan Pusat Statistik Kabupaten

Mempawah.

Wischmeier, W.H dan D. D. Smith. 1978. Predicting Rainfall Erosion Losses A Guide to Conservation Planning. Washington DC: Goovernment Printing Office.

Downloads

Additional Files

Published

2024-09-03

Issue

Section

Articles